|
PEKANBARU— Citra kepolisian kembali tercoreng oleh ulah oknum anggota polisi yang satu ini. Hanya gara-gara sepele, seorang pria yang mengaku dari Propam Polda (namanya belum diketahui. Red) nekat mengeroyok anggota polisi berpangkat Bripda bernama David (23). Parahnya lagi, handphone korban yang terjatuh pun disikatnya.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Drs Zulkifli MH ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX, Rabu (30/9) menegaskan, kasus penganiayaan sekaligus kasus dugaan pencurian itu masih dalam penyelidikan. Kini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan guna mengungkap fakta di balik kasus itu.
Seperti yang dilaporkan korban, aksi pengeroyokan itu terjadi, Ahad (27/9) lalu. Saat itu, korban dan beberapa orang temannya sedang berada di Jalan SM Amin, Tampan. Singkat cerita, korban yang tinggal di Jalan Rajawali Sakti, Tampan ini melihat empat temannya, dari kejauhan terlihat seperti sedang terjadi keributan.
Selidaritas sesama teman membuat korban mendekat. Ia lalu mempertanyakan permasalahan yang sedang terajadi. Apalagi sebagai anggota kepolisian, ia merasa perlu mengetahuinya. Tapi bukan jawaban yang didapat, malah ia dihajar seorang pria yang mengaku dari Propam Polda Riau.
Tubuhnya dipukul berulang kali. Melihat aksi itu, teman-teman pelaku ikut pula mengeroyok David. Untungnya, David dapat menghindar. Jadi lukanya pun tak begitu parah akibat dikeroyok pelaku.
Tapi malangnya, saat kejadain itu handphone Nokia type N 1209 miliknya terjatuh. Melihat barang berharga itu seketika pelaku meraihnya. Selanjutnya pergi meninggalkan korban yang tak bisa berbuat apa-apa.
Tentu, akibat kejadian itu korban merasa tak senang. Sudahlah tubuhnya memar akibat dikeroyok, malah HP miliknya pun dibawa kabur. Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kasus itu ke pihak yang berwewenang. =MXO/MXQ
|
|
|
polisi VS penipu
Oleh: jon catuak () Pada : 03-05-2010