|
PAYUNG SEKAKI - Hanya gara-gara persoalan sepele, Dali (40) naik pitam. Ia tega menghajar istrinya, Emmy (37) hingga memar di bagian punggung. Walaupun istrinya meraung-raung dan lari karena takut dan kesakitan, ternyata hal itu belum membuat Dali merasa puas. Dengan segenap kemarahan, diambilnya besi, lalu dikejarnya Emmy.
Melihat pria asal Nias itu kalap, Emmy tentu takut. Merasa terancam, ibu rumah tangga (IRT) ini langsung melarikan diri menuju Kantor Polsek Payung Sekaki untuk mencari perlindungan sambil membuat laporan.
Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) antara pasangan suami istri (Pasutri) yang telah dianugerahi dua anak ini terjadi, Senin (28/9) sekitar pukul 10.00 WIB di kediaman mereka di Perumahan Pondok Mutiara Jalan Pemuda, Tampan, Payung Sekaki.
Seraya terisak, Emmy kemudian mulai menceritakan kronologis kejadian hingga ia nekat melaporkan suaminya itu ke polisi. Semula ia masih berupaya sabar, tapi sikap ringan tangan suaminya itu tak lagi bisa ditolelir. Sudah sering ia menjadi pelampiasan kemarahan Dali.
Pagi itu sikap jelek suaminya itu terulang lagi. Pemicunya hanya persoalan sepele. Emmy menanyakan kepada suaminya kenapa kredit rumah dan sepeda motor belum juga dibayar. Ternyata pertanyaan itu menundang kemarahan pemilik rumah makan ini. Tanpa pikir panjang, Emmy digebuknya.
Entah kenapa tiba-tiba emosi Dali kian memuncak. Ia mengambil sepotong besi yang kemudian diacungkannya ke arah Emmy. Melihat keberingasan Dali, Emmy jadi takut. Ia kemudian kabur untuk menyelamatkan diri.
‘’Sudah sering dia memukul saya. Saya sudah tak tahan lagi, makanya melapor ke polisi. Biar dia tahu akibat dari perbuatnnya itu,’’ ujar Emmy.
Kapolsek Payung Sekaki Iptu J Sitanggang kepada Pekanbaru MX menegaskan, laporan korban sudah diterima. Kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan. Sementara anggota langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) guna memburu pelaku. =MXO
|
|
|