|
PEKANBARU—Saat ini Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi Teleju telah mulai berkurang. Dan begitu juga halnya pada saat lebaran, kemungkinan besar PSK sudah tidak ada lagi di lokalisasi yang saat ini masih dalam proses penghitungan ganti rugi.
Salah satu akibat sepinya PSK di lokalisasi teleju tersebut, dikarenakan para PSK sudah pulang kampung. Dan ini sesuai dengan harapan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Karena sebelumnya Pemko berharap agar sebelum lebaran Idul Fitri tiba, PSK sudah tidak ada lagi di lokasi itu.
‘’Ya sesuai dengan permintaan kita, kita inginkan pada saat memasuki lebaran PSK tidak ada lagi di lokalisasi Teleju. Dan menurut saya pada saat menjelang lebaran PSK tersebut sudah tidak ada lagi tinggal di sini. Lagian kita sedang menghitung nilai ganti ruginya. Dan sekitar 2 atau 3 bulan sudah diselesaikan pembayaran ganti rugi lakolisasi itu,’’ tutur Asisten I Bagian Pemerintahan H R Dorman Johan, saat ditemui sejumlah wartawan, di ruangannya.
Di tempat yang berbeda, Kepala Kantor (Kakan) Satpol PP, Indra Kesuma, menuturkan, saat ini sekitar 30 persen PSK sudah mulai pulang kampung. Dan yang tinggal hanya sekitar 70 persen saja. Tapi tidak tertutup kemungkinan kepergian meraka akan semakin banyak lagi.
‘’Berdasarkan razia gabungan anatara kita dengan Poltabes Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu, kita melihat sebagian PSK sudah mulai pulang, yaitu sekitar 30 persen. Dan itupun sebagian PSK yang kita jaring pada saat razia berjanji akan pulang kampung juga pada saat menjelang ramadan. Maka hal ini tentu saja akan memberikan dorongan bagi teman-teman PSK lainnya untuk ikut-ikutan pulang kampung juga,’’ urai Indra.
Untuk itu dalam surat perjanjian yang telah ditandatangani oleh PSK pada saat penjaringan, di antaranya berjanji tidak akan kembali lagi ke Kota Pekanbaru. Apabila masih melakukan perbuatan yang serupa. Dan apabila kedapatan maka Satpol PP akan melakukan tindakan tegas.=MG4 |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|
back to village
Oleh: asbi rahmat arif () Pada : 15-03-2010