Pengakuan Pengrusak Halte: Kami Hanya Ikut-Ikutan
Kamis, 23 Juli 2009
 
ImageBUKITRAYA— Dengan bertelanjang dada, lima tersangka pengrusakan Halte Trans Metro masuk ke ruangan Kapolsek Bukitraya, AKP H Nurbasri, Rabu (22/7) siang. Kepala mereka semuanya tertunduk. Kedua tangan menutupi wajah masing-masing.
Saat dicecar sejumlah pertanyaan, kedua tangan mereka tetap menutupi wajahnya. Lima remaja yang masih anak baru gede (ABG) ini membantah telah melempar kaca halte sehingga pecah. ‘’Tidak semuanya bang, tapi cuma satu,’’seperti itulah jawaban mereka saat ditanya wartawan.

Apa yang melatar belakangi perbuatan itu? Menurut mereka semua yang dilakukan itu hanyalah sebuah keisengan belaka dan tidak ada maksud dan tujuan lain. ‘’Kami cuma ikut-ikutan aja Bang,’’kata Ek (16) seorang siswa salah satu SMA di Pekanbaru ini.

Saat kejadian, ia bersama lima orang temannya yang lain —dua jadi tersangka dan tiga sebagai saksi— sehabis pulang dari Terminal AKAP menyaksikan balap liar. Setibanya di Jalan Jenderal Sudirman, ia berjumpa dengan gerombolan lain.

Ketika itu kelompok selain dirinya dan lima orang temannya tersebut sudah duluan melakukan pelemparan kaca halte. ‘’Makanya kami ikut-ikutan,’’kata remaja yang mengaku melempar halte di dekat Makam Pahlawan ini.

Tersangka In, Na dan Iv melempar kaca halte sekitar Balai Dang Merdu. Sementara Ra bertugas sebagai penyuplai batu yang digunakan untuk melempar halte kepada In. ‘’Tidak ada yang menyuruh kami untuk melemparnya. Tapi nggak tahu kalau kelompok yang lain, karena kami hanya ikut mereka,’’jelas Iv yang diiyakan In dan Ek.

Ketika ditanya apakah mereka mengenal dengan pelaku lain atau MP yang disebut-sebut sebagai otak dari pengrusakan tersebut, mereka mengaku tidak mengenalinya. Sebab, mereka hanya bertemu pada malam itu saja. ‘’Kami tidak ada mengenal mereka, karena malam itu kami hanya berenam saja,’’sebut Ek dengan rendah. Meski hanya mengaku ikut-ikutan saja dan berstatus pelajar, tapi yang jelas perbuatan mereka melanggar hukum.
=MXN
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 

1 dari 1 Komentar

PENGAKUAN PENGRUSAK HALTE

Oleh: CIEFA_TG.PINANG () Pada : 30-07-2009

PENGAKUAN PENGRUSAK HALTE

Oleh: CIEFA_TG.PINANG Pada : 30-07-2009

TO:TERSANGKA 
TOLONG DUNK KOTA PEKANBARU JANGAN DIRUSAK.TRANS METROKAN BARU DIBUKA KOQ DIRUSAK SECH. 
SALAH SATU TRANPORTASI UNTUK KITA TOH. 
PLEASE YA GAK ADA ISENG2AN.NGERUSAK2,JGN BLG ISENG,TANGGUNG JAWAB TU.GMN KOTA KITA NE JD KOTA METROPOLITAN,KL WRGA BISANYA MERUSAK AJA. 
JGAN DIBIARKAN ORG SPRTI ITU.HRS TINDAK LNJUT,TRIMS.

 

1 dari 1 Komentar



Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >