|
MARPOYANDAMAI — Peringatan bagi kaum hawa untuk benar-benar jeli dalam mencari teman lelaki. Kalau tidak, bisa-bias keperawanan atau bahkan keselamatan jiwanya akan bisa terancam juga.
Hal ini yang dirasakan seorang gadis sebut saja namanya Melati (20) warga Jalan Bhakti, Tangkerang Barat, Marpoyan Damai ini. Karena di bawah ancaman bunuh seorang pria berinisial Zu (29), keperawan korban jebol sebanyak 2 kali.
Tidak menerima aksi pelaku, akhirnya Ahad (19/7) korban yang didampingi keluarganya lalu membuat laporan resmi ke kantor polisi. Dengan harapan besar, pelaku segera ditangkap dan menjalani proses hukum sesuai dengan apa yang telah diperbuatnya.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Drs Zulkifli MH ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX mengatakan, pelaku masih dalam buruan. ‘’Setelah mendapatkan laporan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi, jajaran Poltabes Pekanbaru langsung menyelidiki pelaku. Sampai saat ini, pelaku masih dalam penyelidikan,’’ ungkap Kabid Humas Polda Riau, Selasa (21/7).
Peristiwa miris yang dialami korban berawal, Jumat (17/7) sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku yang baru dikenalnya itu mendatangi rumah korban. Setelah terlibat pembicaraan sejenak, pelaku lalu merayu korban untuk mau diajak pergi jalan-jalan.
Karena di rumah ada seorang kakaknya, korban lalu berupaya meminta restu dan permisi. Khawatir sesuatu yang tidak diinginkan dengan pelaku yang tidak diketahui alamat rumahnya itu, kakak korban lalu melarang mereka pergi.
Mendengar larangan itu, pelaku lalu melontarkan perkataan ancaman ‘’Ku bunuh kalain sekeluarga nanti’’. Karena takut, kakaknya hanya bisa terpaku ketika melihat adiknya (korban, red) dibawa paksa pelaku.
Setelah berhasil membawa korban, pelaku lalu membawa korban, Jumat (19/7) sekitar pukul 11.00 WIB ke semak-semak belakang terminal AKAP Bandaraya Payung Sekaki. Di lokasi ini, pelaku lalu kembali mengancam membunuh korban kalau tidak mau melayani keinginannya.
Dengan kondisi menggigil, korban memilih pasrah saat seluruh pakaiannya dilucuti pelaku. Kesempatan itu ternyata tidak disia-siakan pelaku dan hingga perbuatan bejadnya berlangsung dua kali.
Setelah melampiaskan nabsu ‘setan’ kelakianya, pelaku lalu mengantarkan korban kembali ke rumah. Tak terima mengalami peristiwa miris, korban lalu menceritakan kejadianya yang dialaminya itu pada keluarganya.
Dengan dasar itu, Ahad (19/9) kemarin korban yang didampingi saudaranya lalu mengadukan peristiwa itu ke kantor polisi terdekat. Dengan harapan besar, pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai dengan ulahnya. =MXQ |
|
|
Di ancam bunuh gadis MP di perkosa
Oleh: Blackball () Pada : 16-09-2009