 Sadis dan tidak berprikemanusiaan perbuatan orang tua bayi malang ini. Kenapa tidak, bayi mereka yang perempuan mereka yang masih berwarna merah tega dibuang ke tempat sampah. Kondisinya cukup mengenaskan. Kuat dugaan, bayi itu dibunuh dahulu sebelum dibuang.
Jasad mungil yang diperkirakan baru berumur hitungan hari ini ditemukan pertama kali oleh operator buldozer bernama Misdi (27), Selasa (7/7) sekitar pukul 11.30 WIB di tempat pembuangan akhir (TPA) di Jalan Gondo, Muara Fajar, Rumbai.
Kala itu operator buldozer yang berniat meratakan tumpukan sampah melihat ada suatu benda yang mirip boneka. Merasa penasaran, warga Muara Fajar, Rumbai ini langsung mendekat dan mencoba menggapai barang yang mencurigakan itu.
Astaga! Kata itu terlontar dari mulutnya saat menyadari kalau yang dilihatnya itu adalah tubuh manusia yang sudah tak bernyawa. Seketika tubuhnya menggigil. Secepatnya, penemuannya itu langsung dilaporkan ke Koordinator TPA, H Abdul Qohar. Selanjutnya, bersama-sama mereka mengabari penemuan mayat bayi itu ke pihak berwajib.
Tak lama berselang, Kapolsekta Rumbai, AKP Bainar SH MH didampingi Kanit Reskrim, Iptu Fridolin Nababan beserta beberapa anggota turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melihat langsung kondisi mayat yang ari-ari serta tali pusarnya masih tersambung ke perut. Kepala tubuh yang sudah mulai membiru itu terlihat rusak seperti terjadi akibat benturan.
‘’Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kita belum bisa menyimpulkan. Tapi ada indikasi bayi yang diduga hasil hubungan gelap ini dibunuh setelah dilahirkan. Kita belum tahu dari mana asal bayi ini. Tapi dari informasi, truk pengangkut sampah yang terakhir masuk berasal dari Tampan,’’ kata AKP Bainar SH MH.
Setelah dilakukan olah TKP, jenazah bayi malang tang tega dibuang orang tuanya ini langsung dievakuasi ke RSUD Arifin Ahcmad Pekanbaru guna keperluan visum.
‘’Guna mengungkap kasus ini, kita akan memeriksa beberapa saksi terlebih dahulu. Sampai saat ini, pelakunya masih dalam penyelidikan,’’ tambah AKP Bainar SH MH. =MXO
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|