Tewasnya 2 Karyawan Travel, Kuat Dugaan Keracunan
Jumat, 03 Juli 2009
 
ImagePAYUNGSEKAKI—Penyebab pasti tewasnya dua karyawan Travel Rafi, Muharman (36) dan Ade Mufti (21) belum diketahui. Namun, kuat dugaan mereka keracunan. Pasalnya, dari mulut keduanya keluar busa dan muntah darah.
‘’Kita belum bisa memastikan penyebab kematian mereka. Tapi kuat dugaan karena keracunan, tapi tak diketahui keracunan apa,’’ ujar Kapolsek Payung Sekaki, Iptu J Sitanggang kepada Pekanbaru MX, Kamis (2/7).

Memang, tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh kedua korban. Di sekitar jasad kaku itu ditemukan benda seperti buah durian dan kulitnya serta suplemen penambah stamina. Hal itulah yang melandasi kecurigaan petugas kalau keduanya keracunan. Apalagi mereka tewas secara bersamaan.

‘’Kita kesulitan juga untuk mengungkap kematian kedua korban. Pasalnya, keluarga dari Ade keberatan jika korban diotopsi. Semula mereka setuju, tapi karena harus menunggu otopsi dilakukan Sabtu mendatang, mereka jadi menolak,’’ tambah J Sitanggang.

Kebetulan memang saat ini dokternya tak ada di tempat dan sedang berada di Jakarta. Sabtu besok rencananya mau diotopsi. Hal itulah yang mendasari keberatan pihak keluarganya. Sementara keluarga Muharman masih berada di kampung.

Data sementara, diketahui kalau durian yang dikonsumsi kedua korban dibawa oleh salah satu penghuni di Komplek Perkantoran Bisnis Center. Untuk mengungkapnya, kini sejumlah saksi mulai diperiksa. ‘’Pihak-pihak terkait akan diperiksa terlebih dahulu untuk mengungkap kasus ini,’’ tegasnya lagi.

Muharman diketahui menjabat sebagai manajer operasional di travel yang berkantor di Blok D komplek itu. Sementara Ade bertugas sebagai Ticketing. Keduanya memang diminta oleh pimpinan mereka untuk tinggal di kantor.

Pertama kali jasad mereka ditemukan tak lagi bernyawa, Rabu (1/7) sekitar pukul 14.30 WIB oleh karyawan lainnya, Wiwid (32). Kala itu warga Simpang Tiga, Bukit Raya ini, curiga melihat ruangan yang biasanya digunakan kedua pria ini untuk tidur masih dalam keadaan terkunci. Karena penasaran ia lalu mengintip.

Terlihatlah pemandangan tragis. Kedua korban tergeletak di lantai dengan kondisi mulut mengeluarkan muntahan yang bercampur darah. Di samping tubuh mereka terlihat beberapa butir obat. Kejadian itu langsung dilaporkan ke polisi. =MXO

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 

1 dari 1 Komentar

aduh man!!!

Oleh: andi rambe () Pada : 05-07-2009

aduh man!!!

Oleh: andi rambe Pada : 05-07-2009

man koQ bisa !! aku sungguh sedih atas musibah ini

 

1 dari 1 Komentar



Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >