|
LANGGAM - Melati (13), tidak menyangka akan bernasib sial. Ketika melintas di tempat sepi, gadis Desa Tambak, Kecamatan Langgam, Pelalawan ini diperkosa seorang lelaki yang ia kenal. Tidak hanya sekedar mengancam akan membunuh korban, dengan sebilah pisau di tangan pelaku yang diketahui berinisial Rd (34) juga merampas sebentuk kalung emas yang melingkar di leher Melati.
Kejadian itu berawal saat korban baru pulang mengantar adiknya ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor, Sabtu (16/10) pagi. Ketika melintas di areal perkebunan sawit milik PT Harris, korban dicegat oleh pelaku. Awalnya gadis lugu ini tidak curiga, karena orang yang menghadangnya sangat ia kenal. Ketakutan baru muncul setelah pelaku mulai bertindak kasar dan memaksanya turun dari sepeda motor.
Melihat pelaku terus memaksa, akhirnya timbul keberanian Melati untuk melawan. Bahkan dia terus meronta sewaktu lelaki itu menyeretnya masuk ke dalam semak-semak perkebunan sawit yang sepi itu.
Rupanya pelaku tidak kehilangan akal untuk menjinakkan korban. Melihat gadis ABG itu terus berontah, pelaku pun langsung mengeluarkan sebilah pisau sambil dengan ancaman yang cukup serius. ‘’Jangan melawan kalau ingin selamat,’’ ancam pelaku.
Kali ini Melati benar-benar tak berkutik. Ia begitu takut dibunuh oleh pelaku. Ia yakin, tidak akan ada orang yang bisa menolongnya jika pelaku sampai berbuat nekat. Dalam ketakutan itulah pelaku bebas berbuat sesuka hati, memperkosanya hingga tak berdaya.
Ternyata bukan hanya kemolekan tubuh Melati saja yang menjadi incaran Pelaku. Pria beristri itu juga mengincar kalung emas yang melingkar di leher korban. Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya itu, pelaku pergi meninggalkan korban sendirian di tengah kesunyian. Sambil berlalu pelaku kembali mengancam korban agar kejadian tersebut tidak dilaporkan kepada polisi dan diceritakan kepada orang tuanya.
Melati yang masih dihantui rasa ketakutan hanya bisa terdiam menatap sendu. Dengan kondisi tertatih-tatih ia berusaha bangkit dan pergi dengan mengendarai sepeda motor untuk mencari bantuan. Beruntung, tidak jauh dari lokasi kajadian ia bertemu dengan seseorang pekerja di PT Harris, yang langsung membawanya ke pos sekuriti di Segati.
Setelah kondisi mulai stabil, korban yang didampingi petugas sekuriti langsung mendatang Polsek Persiapan Langgam untuk membuat laporan resmi kasus perkosaan tersebut. Kemudian kasus itu dilimpahkan ke Polres Pelalawan dengan berbagai pertimbangan.
‘’Kini, anggota kita dari Polsek dan Polres masih di lapangan untuk memburu pelaku yang telah diketahui identitasnya,’’ tegas Kapolres Pelalawan AKBP Ari Rachman Nafarin SIK ketika dikonfirmasi Pekanabaru MX, Senin (18/10) siang.=MXAD |
|
|