|
DUA orang pria yang diduga sebagai pelaku jambret remuk dihajar massa setelah tertangkap basah ketika sedang beraksi di Jalan Srikandi, Tampan, Rabu (1/9) malam. Bahkan keduanya harus menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Riau, karena menderita luka parah.
Tersangka adalah M Trirahmadani alias Dani (19), warga Jalan Kubang Raya, Perumahan Tarai Gading I, Blok G/1. Luka yang diderita pria ini cukup serius. Bahkan ketika dibawa ke rumah sakit, pria pengangguran ini sempat tidak sadarkan diri. Tubuhnya bergetar seakan tak sanggup menahan rasa sakit.
Sedangkan temannya tersangka Iwan Kurniawan alias Iwan (25), masih beruntung. Pemuda Jalan Purwodadi, Perumahan Primkopad ini hanya mengalami luka robek dibagian kepala dan luka lecet disekujur tubuhnya. Hingga berita ini dirilis, kedua tersangka masih mendapat perawatan intensif di RS Bhayangkara.
Informasi yang berhasil dirangkum Pekanbaru MX di lapangan menyebutkan, kedua tersangka ini ditangkap warga setelah melakukan penjambretan terhadap Sari (22) warga Jalan Srikandi, Gang Angkola, Delima I, Tampan. Peristiwa itu terjadi ketika korban sedang mengendarai sepeda motor Mio BM 2073 JR bersama orang tuanya, Deri (52), dari Mal SKA.
Ketika melintas di Jalan Srikandi, tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai korban dipepet kedua pelaku yang memang sudah membuntuti dari belakang dengan sepeda motor Spin BM 6120 JN. Saat itulah tas ibu korban yang duduk di boncengan disambar. Hanya dalam hitung detik, tas berisi uang sebesar Rp5 juta, Hp dan surat-surat penting lainnya sudah berada di tangan tersangka Dani yang bertindak sebagai eksekutor.
Menyadari hal itu, Sari pun tidak tinggal diam. Seketika dia berhenti dan menurunkan ibunya, lalu tancap gas mengejar pelaku sambil berteriak jambret. Upaya Sari berhasil. Dalam sekejap dia dapat mengejar sepeda motor pelaku yang melaju kencang.
Sari memang pemberani. Beberapa kali wanita itu nyaris terjungkal ketika sepeda motornya ditendang pelaku. Tapi dia mampu menghindar dan membalasnya dengan tendangan pula. Hanya sekali tendang, sepeda motor pelaku langsung goyang.
Tersangka Iwan yang mengendarai sepeda motor bahkan sempat kehilangan keseimbangan ketika menghindari satu unit mobil yang kebetulan melintas di persimpangan Jalan Lobak. Pada saat mengelak mobil tersebut, kedua tersangka ini terjatuh bersama sepeda motornya ke dalam parit. Korban yang mengejar dari belakang kembali berteriak jambret.
Teriakan wanita muda itu rupanya mengundang emosi warga. Beramai-ramai warga yang berada di TKP langsung menghakimi keduanya hingga tak berkutik. Untung saja ketika itu anggota Polsekta Tampan yang mendapat informasi bergegas turun ke TKP. Kalau tidak, entah apa yang terjadi terhadap keduanya. Berkat bantuan polisi, kedua tersangka langsung dibawa lari ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.
‘’Kedua pelaku sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis setelah dihajar massa. Kondisi kedua tersangka cukup parah, sehingga kita belum bisa mengambil keterangannya,’’ ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Drs Mujiyono SH Mhum, ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kapolsekta Tampan, AKP Hardian Pratama SIK, malam tadi.*** |
|
|