Guru Ngaji Tewas Gembung
Kamis, 26 Agustus 2010
 

 Muhawi (30) Warga desa Sungai Ara, Kecamatan Kempas yang hilang ditelan Sungai  Indragiri, Senin (23/8) akhirnya ditemukan sekitar pukul 16.45 Selasa (24/8). Korban ditemukan tidak jauh dari tempat lokasinya tenggelam. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa. Kondisinya pun sudah menggembung.  Dalam keterangannya Kapolres Indragiri Hilir AKBP Achmad Kartiko SIK MH melalui Kaposek Kempas AKP Joni kepada Pekanbaru MX menuturkan setelah dilakukan pencarian selama 2 hari  terkait dengan hilangnya korban oleh tim SAR dan dibantu dengan warga masyarakat akhirnya korban berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi tempat hilangnya korban di perairan Sungai Indragiri Hilir

Kondisi tubuh korban sudah menggembung akibat tenggelam, namun demikian pihak kepolisian tetap melakukan visum pada tubuh korban dengan mendatangkan tim kesehatan, guna untuk mengetahui apakah hilangnya korban akibat tenggelam atau ada unsur kesengajaan tindak kejahatan

‘’Dari hasil visum yang sudah dilakukan oleh tim medis. Menurut Joni tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau adanya bekas penganiayaan, berarti meninggalnya korban akibat murni karena tenggelam,’’ kata AKP Joni

Setelah dilakukan visum oleh tim medis kemudian mayat korban kembali diserahkan kepada keluarganya untuk dilakukan proses pemakaman, sesuai dengan tata cara sebagaimana mestinya

Pantauan di lapangan kedatangan mayat korban di rumah duka disambut dengan tangisan yang histeris, seluruh keluarga merasa terpukul dan tidak menyangka jika kepergian korban bakal menemui ajalnya yang terakhir, apalagi dalam waktu dekat sudah lebaran, ucap keluarga yang tidak mau disebutkan namanya

Hilangnya korban meninggalkan luka yang mendalam sebab korban dikenal ramah, dan sangat dekat dengan masyarakat terutama anak-anak, sebab korban dalam sehari-hari juga berprofesi sebagai guru ngaji di kampungnya

Sekedar mengingatkan, peristiwa itu terjadi pada hari Senin (23/08) korban bersama 1 orang temannya Muandi hendak menambang pasir di Sungai Indragiri menggunakan sampan, dengan harapan hasilnya bisa untuk tambahan keperluan persiapan Hari Raya

Kemudian dalam pengambilan pasir itu mereka berpencar yang tempatnya tidak jauh, selang beberapa menit kemudian Muandi mendengar jeritan korban minta pertolongan, tolong-tolong teriakan korban.

Mendengar suara itu lalu saksi langsung bergegar berenang kearah korban dengan maksud untuk memberi pertolongan kepada korban, Namun ternyata saksi tidak bisa berbuat banyak sabab setelah berenag sampai di TKP korban menambang pasir, korban sudah tenggelam dan tidak diketahui kemana arahnya.
=MXW
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >