|
TEMBILAHAN— Aksi Tindak Pencurian disertai dengan kekerasan (Curas) terjadi di Pasar Pebenaan, Kecamatan Keritang, pada Rabu (18/08) sekitar pukul 20.30 WiB. Menurut saksi mata pelaku perampokan berjumlah 8 orang dengan bersenjatakan sejata tajam (sajan) serta 1 senjata api.
Kejadian itu saat warga hendak melaksanakan salat taraweh,”ujar Sasi mata bernama Yadi pada Pekanbaru MX. Pada saat menyatroni toko milik Iswanto (57) yang berjualan kelontang itu, diantara 3 kawanan curas tersebut menggunakan cadar dan sambil membawa pisau, langsung mengancam korban dan istri korban. Serta menyekap dua orang pembantu korban.
Dalam keterangannya Kapolres Indragiri Hilir AKBP Achmad Kartiko Sik MH melalui Pahumas Kompol Dasril Vithi SH kepada Pekanbaru MX menyatakan pada saat korban berjualan dipasar tiba-tiba 8 kawanan perampok itu mendatangi toko korban. Begitu masuk ke dalam toko 3 pelaku langsung mengancam korban serta istri dengan memakai senjata tajam berupa pisau.
Bahkan pada saat bersamaan 1 diantara pelaku sempat melakukan penembakan diluar toko, agar korban tidak melakukan perlawanan dan segera mau meyerahkan harta berharga miliknya. Dalam peristiwa ini kawanan perampok juga menyekap 2 orang pembantu.
dalam kejadian itu kawanan perampok yang melakukan aksi sempat menikam Iswanto dan Istri dengan sebuah badik. Akibatnya korban mengalami luka tusuk di punggung. Selanjutnya pelaku juga mengurung korban di kamar mandi.
Dalam aksinya, kawanan berhasil membawa kabur 2 unit HP serta 40 slof rokok dengan total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Hingga saat ini kasus ini masih terus ditangani dan masih dalam proses penyidikan pihak Kepolisian Polres Indragiri Hilir dan Polsek Keritang. =MXW
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|