|
Terkait kasus pembunuhan terhadap dua anggota Polisi yang bertugas di Polsek Pinggir, Mandau, Bengkalis, Bripda Alex Jakson S (22) dan Bripda Yosef Marbun (23) beberapa hari yang lalu, kini Kapolda Riau Brigjen Suedi Husein SH telah membentuk 4 tim untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Keempat tim tersebut terdiri dari Bareskrim Mabes Polri, Sat Reskrim Polda Riau, Sat Reskrim Polres Siak dan Sat Reskrim Polres Bengkalis. Dalam pemburuan para pelaku yang diduga sekitar enam atau delapan orang tersebut langsung dilacak oleh tim Bareskrim dengan cara tersendiri. Sedangkan anggota Sat Resktim Polda Riau, Polres Siak dan Polres Bengkalis terus melakukan penyelidikan serta melakukan pengejaran yang dinilai curiga. Kematian kedua anggota Polri tersebut menurut Kapolda masih simpang siur penyebabnya. Pasalnya, sejauh ini belum diketahui tujuan yang jelas dilakukan oleh kedua anggota Polri tersebut. Karena sejauh ini Kapolda mendapat informasi bermacam-macam, sehingga tidak jelas informasi. Namun Kapolda mengharapkan pelaku pembunuhan itu tertangkap secepatnya. ‘’Katanya dia (korban-Red) lagi melakukan penyelidikan terhadap kasus ilegal logging. Ada juga yang mengatakan kedua korban ada masalah pengurusan tanah milik orang lain dan bermacam-macam informasi. Sehingga kini saya belum mengetahui secara pasti. Yang jelas anggota saya itu dibunuh,’’kata Kapolda. Kapolda juga menambahkan, pembunuhan diperkirakan terjadi, Ahad (15/8) sekitar pukul 20.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Senin (16/8) sekitar pukul 7.00 WIB korban ditemukan warga dalam kondisi sangat mengenaskan di dalam sungai. Namun ketika itu tidak satupun warga yang mengenal wajah korban tersebut, sehingga anggota Kepolisian Kandis, Siak membawa korban ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Satu hari dikamar mayat RSUD, anggota Polsek mendapat kabar dan membaca koran yang mana ada petemuan mayat di Jalan Waduk Libo KM 3, Kandis, Siak. ‘’Korban dibunuh dikawasan Kecamatan Pinggir, Bengkalis, lalu mayatnya dibuang ke daerah Jalan Waduk Libo KM 3, Kandis, Siak. Kalau masalah kelalaian kapolsek belum ada kita selidiki, karena kita lebih fakus terhadap pemburuan pelaku pembunuhan itu. Sama-sama kita berdoa, semoga pelaku pembunuhan terhadap anggota saya ini tertangkap,’’ujar Brigjen Suedi Husein. Kepergian Bripda Yose Marbun (23) semata membuat pihak keluarganya berduka. Lebih dari itu, orang nomor satu dijajaran Polda Riau Brigjen Suedi Huesin juga merasa kesedihan. Buktinya sebagai rasa harunya, karangan bunga tanda ucapan duka cita dari Kapolda Riau, tampak menghiasi halaman rumah korban di Desa Sialang Sakti, RW 03/RT 01 Dusun Karang Anyar, Jalur 4 Afdeling 6, Kecamatan Dayun, Siak. Anak bungsu dari dua bersaudara itu tewas mengenaskan dan hingga kini belum diketahui apa penyebabnya. Warga sekitar rumah korban termasuk tetangga dan rekan-rekan sepermainannya masa kecil meminta agar pelaku dapat ditangkap. *** |
|
|
Tuntaskan....
Oleh: samuel pangaribuan () Pada : 23-08-2010