Toke, Gantung Diri
Kamis, 19 Agustus 2010
 
PEKANBARU— Cindy Susanto alias Apeng (40) warga Jalan Lili II, Sukajadi, Kamis (18/8) sekitar pukul 09.30 WIB ditemukan tewas tergantung dengan seuntai kabel tembaga warna merah di talang rak barang bagian dapur lantai dasar toko miliknya ‘’Sinar Angkasa’’ di Jalan Angkasa No 36D, Air Hitam, Payung Sekaki.
Diduga, anak keenam dari delapan bersaudara itu nekat gantung diri karena mengalami depresi akibat terlilit utang. Informasi yang berhasil dihimpun Pekanbaru MX dari kakak ipar korban bernama Iin alias Ai (38) warga Jalan Kenangan Gang Bungaraya, Senapelan, kemarin mengisahkan, korban pertama kali ditemukan oleh suaminya bernama Kendy Suardi (43).

‘’Saat itu, suamiku bersama supir bernama Riki, Kamis (18/8) sekitar pukul 09.30 WIB mendatangi toko korban. Sesampainya di toko, pintu depan toko telah terbuka sedikit. Melihat pintu sudah terbuka  suami saya lalu masuk ke dalam. Dan sesampainya di dapur, suamiku dikejutkan dengan melihat adiknya (adik iparku, red) tergantung,’’ujar Ai.

Seketika itu juga, Kendy meminta tolong dan menghampiri supirnya. Melihat kondisi korban tak bernyawa lagi, Kendy lalu menghubungi pihak kepolisian.

Mendapatkan laporan, anggota tim indentifikasi Satreskrim Polresta Pekanbaru dan anggota Polsekta Payung Sekaki langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Setelah itu, kedua saudara korban dan sang supir lalu dibawa petugas untuk dimintai keterangan.

Kapolsekta Payung Sekaki AKP Akmaludin Yusuf melalui Kanit Reskrim Ipda H Sarmidon mengatakan, penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan.

‘’Diduga korban bunuh diri. Sebab, dari hasil keterangan saudaranya, korban pernah mengeluhkan utang yang dihadapinya,’’ ungkap Ipda H Sarmidon.

Karena hal itu, salah seorang saudaranya bernama Kendy Suardi lalu mengusulkan pada korban untuk menghentikan usahanya tersebut. Sebab, usaha korban mengalami kemunduran.

‘’Selain petunjuk itu, tadi kami menemukan surat wasiat yang dituliskan direkening listrik yang berisikan tolong bayar rekening kita yang bulan lalu,’’ ujar Ipda H Sarmidon, sembari mengatakan keluarga korban bersepakat tidak mempersalahkan kasus tersebut dan korban langsung dibawa ke Yayasan Panca Bakti Jalan Yos Sudarso, Rumbai Pesisir. =MXQ/MXA
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >