HABIS manis sepah dibuang. Begitulah yang dirasakan seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Pekanbaru, sebut saja namanya Melati (22), warga Jalan Fajar Gang Belut, Labuhbaru, Payung Sekaki. Setelah dinodai, korban malah ditinggal oleh Sh (25), oknum guru yang menjadi pujaan hatinya.
Kisah memilukan itu bermula ketika keduanya memutuskan untuk mengikat jalinan kasih pada 2005 silam. Sangking cintanya Melati pada Sh, sampai-sampai wanita itu lupa diri. Dia rela menyerahkan segalanya pada lelaki yang belum ia kenal betul.
Ternyata perbuatan nista itu bukannya sekali mereka lakukan. Sejak 23 Oktober 2005, keduanya selalu saja berbuat dosa. Bahkan hubungan terlarang itu terus berlangsung, dan terakhir kalinya terjadi pada 28 Juli 2010 di sebuah hotel di Jalan Soekarno Hatta, Delima, Tampan.
Melati tidak menyangka akan bernasib seburuk itu. Ketika hati sedang bahagia, alih-alih ia mendapat kabar bahwa kekasih hatinya telah pula bertunangan dengan wanita lain. Namun, Melati tidak mau gegabah mengambil keputusan. Diam-diam ia terus berusaha mencari tahu informasi tentang Sh.
Setelah mendapatkan keterangan pasti, barulah dia berani meminta pertanggungjawaban pada lelaki itu. Tapi sayang, kenyataan malah tidak sesuai harapan. Dengan berbagai alasan, Sh tetap saja mengotot mempertahankan tunanganya dan mencampakkan Melati begitu saja.
Melati memang wanita penyabar. Meski hatinya terluka, dia tetap berusaha sambil mencari jalan terbaik demi hubungan mereka.
Namun upayanya hanya sia-sia. Sejak pertunanganya diketahui, Sh malah terkesan ‘dingin’ dan tak menghiraukan perasaannya lagi. Itulah sebabnya Melati semakin emosi, lalu memutuskan untuk membuat laporan ke kantor polisi terdekat.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Drs Zulkifli MH, ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX membenarkan adanya laporan tersebut. ‘’Laporan korban masih dipelajari, dan oknum guru yang tinggal di Siak Hulu, Kampar, itu segera dimintai keteranganya,’’ ungkap Zulkifli.***
|
|
|
CIK GU HAI CIK GU
Oleh: Noramin () Pada : 19-08-2010