Mayat Korban Balimau Kasai Ditemukan
Jumat, 13 Agustus 2010
 
TAMBANG — Setelah melakukan pencarian, akhirnya Rabu (11/8) sekitar pukul 23.45 WIB, mayat Srimulyani (16) warga Desa Balam Jaya, Kecematan Tambang ditemukan warga. Srimulyani dikabarkan hayut pada Selasa (10/8) saat  mandi belimau di Sungai Kampar, tepatnya di Desa Pulau Permai Kecamatan Tambang.
Kapolres Kampar AKBP H MZ Muttaqien SH Sik MAP saat dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kapolsek Tambang AKP Dedy Safryadi membenarkan adanya peristiwa itu. “Sewaktu korban tenggelam, temannya yang mengetahui hal itu diam saja, seandainya cepat diberi tahu mungkin kitabisa langsung bertindak,”kata kapolsek.

Informasi yang dirangkum Pekanbaru MX  dari kepolisian, peristiwa ini terjadi ketika korban bersama rekan-rekanya dengan menggunkan truk ikut acara mandi belimau di Desa Pulau Permai Kecamatan Tambang, Selasa (10/8).

Setelah sampai disana, korban bersama temannya Tari (16)  langsung ikut dalam keramaian mandi balimau kasai. Selanjutnya Tari mengajak korban untuk mandi di Sungai Kampar. Ketika itu  korban tidak menolak dan langsung turun ke sungai.

Hampir satu jam korban mandi dan bermain bersama teman-temannya. Namun dalam kegembiraan tersebut, tiba-tiba Tari minta tolong kepada korban karena ia tenggelam dan hampir hanyut. Saat itulah korban dengan spontan menolong rekanya itu.

Namun naas pada saat  korban menyelamatkan Tari, malah sebaliknya korban yang terseret arus hingga tenggelam. Tari yang saat itu panik hanya diam dan melihat korban yang hanyut dibawa arus.

Singkat cerita, malamnya setelah selesai salat taraweh Ibu korban bernama Iro (40) baru menyadari kalau anak sulung tersebut semenjak pergi acara Balaimau Kasai tidak terlihat. Ketika itu ibu korban berfikir anaknya berada di rumah Tari, hingga sang ibu pun menyusul.

Namun alangkah kagetnya ibu korban ketika sampai di sana. Sebab Tari dengan gugup mengatakan bahwa Srimulyani tenggelam pada saat Balimau Kasai tadi sore.

Tak mau berlam-lama, ibu korban lalu melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Tambang. Selanjutnya malam itu  juga, pihak kepolisian dengan masyarakat sekitar langsung mencari korban. Namun sampai sore Rabu (11/8) korban belum berhasil ditemukan.

Maka Pihak kepolisian langsung menghubungi TIM SAR. Setelah melakkan pencarian, akhirnnya korban berhasil ditemukan oleh warga sekitar yang ikut mencarinya, Rabu (11/8) sekitar puku 23.45 WIB.

Pantauan Pekanbaru MX dalam tradisi mandi belimau tahun ini di Kampar, telah memakan dua korban jiwa. Pertama Rahmat Hidayat (15) warga Jalan Melur Desa Pencurah Gading Kecamatan Tapung, Yang hanyut di Sungai Bancah Kelubi. Dan yang kedua Srimulyani (16) warga Desa Balam Jaya, Kecematan Tambang.

“Untuk itu kita imbau pada warga agar berhati-hati dan waspada, seba  hampir setiap tahun ada saja korban karena tradisi mandi belimau ini. Silahkan mengikuti tradisi itu, tapi jangan lupa jaga keselamatan,”imbau Dedy Syafriadi, Kapolsek Tambang. =MXU

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >