Niat Beli Mobil Baru, Uang Disikat Rampok
Selasa, 03 Agustus 2010
 
Jengkin SH (39), warga Dusun III, Pulau Kampung, Kabupaten Kampar, begitu kesal dan kecewa. Kenapa tidak,  uang hasil kebun sawitnya Rp100 juta raib di gondol perampok, Senin (2/8) sekitar pukul 12:00 di Jalan Riau tepatnya depan show room Fortuner.
Kapolsek Payung Sekaki, AKP Akmaluddin Yusuf yang dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kanit Reskrim, Iptu H Sarmidon mengatakan, perampokan itu berawal saat korban sedang mendatangi show room mobil Fortuner. Ketika sampai di tempat tujuan, mobil Kijang BM 1488 VL yang dikendarainya diparkirkan diseberang jalan. Beberapa menit di show room tiba-tiba korban mendapat kabar bahwa kaca mobilnya dipecah oleh orang yang tak dikenali. Kabar tersebut spontan membuat korban kaget, lalu beranjak dari duduknya untuk melihat apa yang telah terjadi.

‘’Kaca mobilnya sudah dipecah. Ketika dicek, baru diketahui bahwa tas berisi uang Rp100 juta untuk membeli mobil dan satu unit Hp telah raib diambil pelaku. Kasus ini terus kita proses, bahkan pihak Poltabes juga datang ke Tempat Kejadian Pekara (TKP) untuk membantu proses penyelidikan,’’ kata Kanit.

Abang kandung korban, Muda Alam (40) warga Bagan Batu, yang ikut mendampingi di Polsek payung Sekaki mengatakan, sebelumnya mereka membeli mobil Kijang BM 1488 VL. Karena korban juga tertarik dengan mobil lain, maka ia pun pergi ke Bank Mandiri untuk mencairkan uang Rp160 juta.

‘’Rencana kami mau membeli dua unit mobil. Yang satu sudah kami bayar tapi kurang Rp60 juta, makanya kita ke Bank mandiri mencairkan uangRp160 juta. Rencananya Rp60 juta bayar kekurangan yang Rp100 juta untuk membeli mobil yang satunya. Tapi satu mobil lagi ternyata gagal karena uangnya Rp100 juta dirampok,’’ keluhnya. ***





   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >