|
Pengungkapan pabrik ekstasi di rumah tersangka Halim (49) di Jalan Cipta Lestari Ujung, Nomor 9, Tangkerang Selatan, Bukitraya Pekanbaru pada Sabtu (31/7) lalu mengejutkan semua pihak, termasuk Gubernur Riau, HM Rusli Zainal SE MP.
‘’Ditemukannya pabrik ekstasi di tengah kota ini membuat kaget kita semua. Ternyata ada di pemukiman masyarakat sendiri. Bahkan mungkin saja berada hanya beberapa meter dari rumah penduduk,’’ ucap Rusli, Senin (2/8).
Untuk itu, pengungkapan pabrik ekstasi oleh aparat kepolisian diberi apresiasi oleh Rusli. Menurutnya aparat kepolisian dari Polda Riau sudah bekerja maksimal mengungkap pabrik ekstasi yang ternyata memiliki omset Rp 1 miliar per hari.
‘’Saya beri apresiasi pada Polda Riau atas prestasinya mengungkap pabrik ekstasi tersebut. Sebab tempat berproduksinya barang haram ini tidak bisa dibiarkan. Ekstasi membahayakan generasi muda,’’ sebut Rusli.
Oleh karenanya, Rusli meminta masyarakat Riau khususnya warga Pekanbaru untuk waspada. Bagi masyarakat yang menemukan keganjilan seperti adanya pabrik ekstasi dan narkoba lainnya yang berada di tengah-tengah pemukiman masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada aparat kepolisian.
‘’Ekstasi yang semula tidak terkenal di Pekanbaru saja tiba-tiba ada pabriknya di tengah kota. Omsetnya 1M per hari, itu luar biasa berbahaya. Jadi saya harap seluruh masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan. Jangan malah terjerumus menjadi pemakai narkoba,’’tutur Rusli. *** |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|