PRT Bawa Kabur Perhiasan Majikan
Selasa, 03 Agustus 2010
 

Jarisman (30) tak percaya, niatnya membantu orang yang lagi kesusahan rupanya dibalas dengan pengkhianatan. Adalah Ana br Manurung (23) yang semula pekerja di kedai tuak, diambilnya dan dipekerjakannya sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di rumahnya. Tapi, baru dua pekan bekerja, pelaku kabur dengan membawa perhiasan milik istri korban.
Karena asal-usul Ana boru Manurung tidak jelas, sampai kini korban tidak mengetahui keberadaanya setelah dijemput oleh seorang pria dan diduga melarikan perhiasan, tas dan pakaian milik korban.

Warga Jalan Garuda, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki yang dijumpai Pekanbaru MX di Polsek Payung Sekaki, Ahad (1/8) menceritakan, bahwa dirinya sebenarnya hanya berniat untuk membantu Ana semata. Ana mengaku tidak memiliki tempat tinggal dan sedang mencari kakak kandungnya di Pekanbaru dan tidak tahu alamatnya.

‘’Jujur saya hanya merasa kasihan kepada Ana, walau saya tidak mengetahui latar belakangnya secara pasti. Tetapi karena dia bilang tidak punya tempat tinggal dan mencari kakaknya di Pekanbaru, maka saya persilahkan ia bekerja di rumah sampai bertemu dengan kakaknya. Kebetulan saya juga sangat butuh PRT, Tapi ia malah kabur dengan seorang pria dan mengambil perhiasan istri saya,’’keluh korban.

Awal mulanya korban bertemu dengan Ana dua minggu lalu di rumahnya. ‘’Kakak saya memberitahu ada seorang wanita di kedai tuak Jalan Soekarno-Hatta ingin bekerja sebagai PRT. Tapi tidak jelas status cewek ini dan pemilik kedai tuak juga tidak bertanggungjawab jika ada sesuatu. Karena saya kasian dan butuh maka wanita ini saya pekerjakan,’’tambahnya.

Setelah dua minggu bekerja ternyata, Jumat (30/7) sekitar pukul 14.00 WIB, korban sedang menunggu istrinya rapat di kantor hingga pukul 17.00 WIB. Sementara anaknya yang masih berumur tiga tahun tinggal di rumah bersama Ana.

Sekitar pukul 14.00 WIB anak korban menangis dari rumah dan pergi ke rumah tetangganya. Setelah itu korban diberitahu bahwa PRT melarikan diri dengan dijemput seorang pria dengan sepeda motor.

Dengan rasa kesal dan risau, korban bersama istrinya pun pulang ke rumah dan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Payung Sekaki. ‘’Kami yakin pelakunya terorganisir, karena saat ia pergi dijemput oleh seseorang. Sementara pengakuan Ana tidak mengenal siapapun di Pekanbaru. Bahkan kakaknya juga sudah tidak jelas keberadaanya. Bahkan sejumlah nomor telepon Ana yang saya hubungi semuanya tidak ada yang mengenal Ana,’’ tuduh korban.

Kapolsek Payung Sekaki AKP Akmaluddin Yusuf yang dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kanit Reskrim Iptu H Sarmidon membenarkan adanya pencurian dengan modus berpura-pura sebagai pembantu rumah tangga. ‘’Kasusnya dalam proses penyelidikan dan pelakunya sampai saat ini terus kita buru,’’ tegas Kanit di ruang kerjanya. =MXA




   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >