|
PEKANBARU— Menantu Wakil Bupati (Wabup) Rohil berinisial Mt (26) belum juga mengindahkan panggilan penyidik Satreskrim Poltabes. Padahal sudah dua kali surat panggilan dilayangkan petugas. Akibatnya, pelaku terancam dijemput paksa.
Menantu Wabub Rohil ini terbelit kasus dugaan penculikan, penganiayaan dan pengancaman terhadap honorer Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) Rokan Hilir (Rohil) bernama Aziah (22) beberapa waktu lalu.
Kalau dalam minggu ini, warga Jalan Cempedak, Marpoyan Damai itu belum juga memenuhi panggilan polisi, maka Ibu Rumah Tangga (IRT) itu akan dijemput paksa oleh polisi.
‘’Kami telah melayangkan surat panggilan kedua dengan saudari Mt (terlapor), namun sampai saat ini, Mt belum mengindahkanya. Dan surat panggilan kedua telah dilayangkan pada Selasa (27/7) kemarin,’’ ungkap Kapoltabes Pekanbaru Kombes Pol Drs Mujiyono SH MHum melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Maulana Marpaung SH SIk kepada Pekanbaru MX, Kamis (29/7).
Kasat Reskrim menegaskan, jika dalam minggu ini dan terakhir batas pemanggilanya pada Sabtu (1/8) besok juga tidak datang memenuhi panggilan, maka Mt dilakukan pemanggilan dengan secara paksa ataupun dijemput paksa oleh petugas.
‘’Kalau Mt tidak memenuhi panggilan pada Sabtu (1/8) besok, maka langkah selanjutnya adalah dijemput dengan paksa oleh anggota polisi,’’tukas pentolan Alumni Akpol lulusan tahun 1999 itu. =MXQ |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|