 SIAKHULU — Tak ada kapok-kapoknya, begitulah warga melihat ulah para pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kota ini. Belum lagi hilang dari ingatan, seorang pelaku curanmor tewas di hakimi massa, kini kejadian serupa terulang lagi.
Pelaku bernama Andika (28) warga Dusun Gonyeh Kelurahan Pangkalan Nyirih Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Andika nyaris tewas lambat datang ke lokasi. Sebab warga yang marah dengan ulah pelaku ini, sudah mulai melakukan penghakiman jalanan.
Kapolres Kampar AKBP H MZ Muttaqien SH Sik MAP melalui Kapolsek Siak Hulu AKP Jasmadi kepada Pekanbaru MX membenarkan kejadian tersebut. “Tersangka harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Pekanbaru, setelah dihajar massa, Kamis (29/7) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari,”kata AKP Jasmadi.
Dijelaskan kronologis peristiwa ketika korban bernama Hendrizal (22) warga Desa Kubang, bermain di Warnet Ainet Kubang, di Jalan raya Kubang. Ketika itu sepeda motor korban Yamaha Mio tanpa nompol diparkir di depan warnet.
Ketika itulah secara tak sengaja pemilik warnet bernama Edo (17) melihat ada seseorang tiba-tiba menghidupkan mesin sepeda motor korban. Melihat itu pemilik warnet lalu berteriak, hingga warga sekitar keluar untuk mengetahui apa yang terjadi.
Pelaku yang sadar aksinya ketahuan lalu membawa kabur sepeda motor yang ia curi. Sementara korban bersama warga berupa melakukan pengejaran, dengan menggunakan sepeda motor hingga sampai ke Desa Tanah Merah, Kampar.
Entah bagimana, dalam pengejaran itu akhirnya akhirnya pelaku terjatuh dan berhasil ditangkap warga yang melakukan pengejaran. Warga sekitar yang mengetahui kalau Andika adalah pelaku curanmor lalu ikut melakukan pemukulan hingga malam itu pelaku nyaris tewas jadi bulan-bulanan warga.
Untungnya ketika itu anggota Polsek Siak Hulu segera datang ke lokasi sehingga aksi anarkis itu bisa dicegah. Selanjutnya petugas membawa tersangka yang sudah kritis itu ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan. =MXU |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|