|
PEKANBARU— Sipanen Hendri (14) warga Sako, Pangean, Kuantan Singingi, terjungkal bersama sepeda motornya saat menabrak babi, Rabu (14/7) sekitar pukul 19.00 WIB. Niatnya menjemput Handphone (Hp) yang tertinggal di rumah kakaknya berujung kecelakaan.
Akibat kejadian itu, pelajar kelas III SMP Satu Atap Pangean ini bisa terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru dalam keadaan luka parah pada telinga sebelah kanan dan kepalanya.
Ketika ditemui Pekanbaru MX Kamis (15/7) di Ruang Observasi Cendrawasih II, terlihat remaja berkulit kuning langsat ini hanya bisa terbaring di pembaringan akibat terluka parah.
Eri Pa’i (53) bapak korban ketika ditanya mengatakan, kejadian yang dialami anak bungsunya itu bermula ketika putranya pergi menonton pacu jalur dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fitnya. Seusai menonton jalur, pergi ke rumah kakaknya untuk mengecas Hpnya.
Karena sudah malam, cerita ayah korban, putranya bergegas pulang ke rumahnya sehingga lupa mengambil Hp yang sedang dicas. Ia baru menyadarinya ketika ia sudah sampai rumah. Setelah itu ia kembali pergi ke rumah kakaknya itu untuk mengambil Hp yang tertinggal tersebut.
Naasnya dalam perjalanan, ketika sepeda motor yang dikendarainya sedang melaju, tiba-tiba melintas seekor babi besar di depannya. Karena jaraknya sudah dekat putranya tidak dapat lagi mengelaknya sehingga korban terpental saat sepeda motornya itu menabrak babi tersebut.
‘’Waktu itu ia sudah pulang, namun pergi lagi katanya Hp dia tertinggal di rumah kakaknya. Tak lama kemudian, saya mendapat kabar jika ia dilarikan ke rumah sakit akibat menabrak babi,’’ kata Eri Pa’i menemani putranya.
Oleh warga, Hendri dilarikan ke RSUD Teluk Kuantan untuk mendapatkan pertolongan medis, namun karena minimnya peralatan medis, korban dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan secara intensif. =MG2 |
|
|
nasib babi
Oleh: agung () Pada : 20-07-2010