Mabuk, Teman Tewas Dibacok
Jumat, 16 Juli 2010
 
Dalam keadaan luka parah, Sarusman (30) warga Labuhantara, Kecematan Bangko, Rokan Hilir (Rohil), dilarikan ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan intensif. Sarusman adalah korban pembacokan teman sendiri yang sedang mabuk bernama Indra (30) ketika menonton keyboard.
Ketika ditemui Pekanbaru MX Rabu (14/7) di Ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD), dalam keadaan terbaring lemah dan tangan kepalanya terbalut perban mengatakan, bahwa kejadian pembacokan itu terjadi pada Senin (12/7) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dijelaskannya, pada malam itu ia bersama istrinya pergi menonton keyboard  orang pesta ke Desa Sungai Sialang yang tidak jauh dari kediamannya. Kemudian karena sudah larut malam, korban mengantar istrinya pulang dengan meminjam sepeda motor temannya.

Setelah mengantar istrinya, korban kembali ke pesta itu untuk mengantar sepeda motor temannya. Saat itu korban melihat temannya yang bernama Mulyadi (29) sedang bertengkar mulut dengan Hendra alias Indra (30) yang tidak diketahui permasalahannya.

‘’Saat saya sampai ke sana, saya melihat mereka sedang bertengkar mulut. Dan saya menghampiri mereka untuk mengatahui permasalahan dan melerai mereka,’’ kata Sarusman yang masih terbaring lemah di ruang IRD setelah medapat pertolongan dari tim medis RSUD Arifin Achmad.

Namun niat baiknya itu, malah diserang pelaku (Indra) dengan mengambil botol dan memukul kepalanya. Korban sempat melarikan diri, tapi pelaku yang kemudian diketahui menggunakan parang, terus mengejarnya dan membacok kepalanya. Tidak puas dengan sekali membacok, pelaku kembali mengayunkan parangnya ke tangan korban.

‘’Ketika saya lari ke tempat yang terang, saya melihat kepala saya berdara. Kemudian secara tiba-tiba saya dibacok lagi dari belakang dan saya kembali lari, namun dia terus mengejarnya,’’ jelas Sarusman dengan suara pelannya.

Setelah berhasil melarikan diri, pelaku balik arah mengejar teman korban Mulyadi dan membacoknya hingga meninggal di tempat dengan luka pada kepala serta lehernya. Saat itu keadaan lokasi pesta keyboard sedang ramai, dan pelaku berhasil melarikan diri.

‘’Saat saya lari saya tidak tahu lagi bagaimana pelaku itu membacok teman saya. Saya hanya dapat informasi kalau Mulyadi meninggal dunia dibacok pelaku,’’ ujar Sarusman dengan sedihnya.

Kapolres Rohil AKBP B Sudarmadji ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kapolsek Bangko AKP Zulkarnain yang didampingi Wakapolsek Iptu Tambak membenarkan adanya kejadian itu. Sekarang pelaku sudah diamankan di Mapolsek Bangko.

‘’Pelaku ini sempat melarikan diri ke Batu Hampar, kemudian ditangkap dan sekarang masih kita selidiki penyebab kejadian itu. Tersangka dijerat dengan pasal 351 ayat 3 JO 338 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan tewasnya orang lain, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,’’ kata Iptu Tambak melalui selulernya. ***
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >