SENAPELAN— Kawanan bandit spesialis pencurian mobil kembali menghantui Kota Bertuah. Kali ini sasarannya seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Aspiandaru (60).
Akibatnya, mobil Toyota Kijang BM 1815 LZ rakitan tahun 1995 milik warga Jalan Utama Gang Pendidikan, Rejosari, Kulim, Tenayanraya itu raib diembat maling. Berharap barang baharganya itu kembali padanya, Ahad (11/7) kemarin membuat laporan ke Mapolsekta Senapelan.
Kapoltabes Pekanbaru Kombes Pol Drs Mujiyono SH MHum ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kapolsekta Senapelan AKP Hendrawan SIK mengatakan, pelaku masih dalam penyelidikan. ‘’Setelah mendapatkan laporan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi, anggota langsung menyebar ke lapangan. Sampai saat ini, pelaku masih dalam penyelidikan lebih lanjut,’’ ungkap AKP Hendrawan SIK diruang kerjanya, Senin (12/7).
Sebelum peristiwa apes yang dialami korban itu terjadi, awalnya Ahad (11/7) sekitar pukul 11.00 WIB korban dengan mengemudikan mobil Toyota Kijang BM 1815 LZ pergi bertandang ke rumah temanya yang juga sekaligus penghuni rumah kontrakanya yakni Agong (50) ke Jalan Mutiara Gang Mustika, Padang Terubuk, Senapelan.
Karena gang menuju rumah Agong tidak bisa dimasuki mobil, korban lalu memarkirkan mobilnya itu di depan ruko yang sedang tertutup dan biasa dijadikan tempat jualan nasi. Setelah memarkirkan mobil, korban dengan berjalan kaki langsung menuju ke rumah Agong.
Setelah terlibat ngobrol sekitar 10 menit, korban lalu meminta tolong pada Agong untuk mengambilkan drum plastik yang tersimpan di dalam mobil. Seketika itu juga, Agong lalu melangkahkan ke mobil korban tersebut.
Belum sempat mengambil drum plastik yang direncanakan untuk penampung air bersih itu, Agong melihat mobil korban berjalan menuju ke arah Jalan Sidomulyo. Melihat itu, Agong lalu bergegas menjumpai korban.
‘’Pak, mobilnya sudah ngak ada. Tadi saya lihat mobilnya berjalan ke arah Jalan Sidomulyo,’’ujar Agong saat memberitahukan pada korban. Mengetahui itu, korban lalu bergegas keluar dari rumah kontaraknya dan langsung memastikan apa yang terjadi pada mobilnya tersebut. Namun sayangnya, pelaku telah keburu kabur dan mobilnya tidak terlihat lagi.
Puas mencari tidak menemukannya, korban dengan didampingi Agong lalu membuat laporan ke Mapolsekta Senapelan. Tentunya dengan harapan besar mobilnya kembali padannya dan pelaku segera terungkap.
‘’Kami minta pada masyarakat, apabila memarkirkan kendaraan agar ke tempat yang benar-benar aman. Untuk mengantipasi tindak kejahatanya, alangkah baiknya menggunakan alaram,’’ imbuh AKP Hendrawan SIk.=MXQ |
|
|