Polda Riau Pecahkan Rekor Muri
Jumat, 19 Juni 2009
 
ImagePEKANBARU— Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-63, Kepolisian Daerah Riau (Polda) Riau, Jumat (19/6) menggelar operasi penderita bibir sumbing dan katarak bagi kaum duafa se-Riau.  Dalam agenda yang ditaja di RS Bhyangkara Polda Riau Jalan Kartini Pekanbaru itu, Polda Riau meraih Museum Rekor Indonesia (Muri).
Pasalnya, Polda Riau melaksanakan peserta lebih banyak dari Polda lainya yakni dengan jumlah sebanyak 125 penderita bibir sumbing yang didominasi usia dibawah lima tahun (Balita). Seiring dengan itu, Polda Riau juga menggelar operasi katarak yang didominasi para usia senja dengan jumlah sebanyak 90 orang.

Kapolda Riau, Brigjen Pol Drs Adjie Rustam Ramdja didampingi Kabid Dokkes RS Bhayangkara Polda Riau, AKBP Purwodi dan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Drs Zulkifli MH, Jumat (19/6) ditemui Pekanbaru MX mengatakan, agenda operasi bibir sumbing dan katarak ini dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 63 yang jatuh pada tanggal 1 Juli mendatang.

‘’Dalam penyaringan peserta dari berbagai daerah se-Riau yakni jumlah yang mendaftarkan bagi penderita bibir sumbing berjumlah 266 yang diterima seleksi sebanyak 125 orang, dan sedangkan penderita katarak sebanyak 287 orang dan diterima seleksi sebanyak 90 orang. Dan operasi dilakukan terhitung pada hari ini (Jumat (19/6) hingga Sabtu (20/6) dan sementara, Ahad (21/6) untuk massa pemulihan,’’terang Brigjen Pol Drs Adjie Rustam Ramdja ditemui di sela-sela melihat peserta yang sedang menjalani operasi tersebut.

Ditambahkan, dalam rangka mendekati diri antara sesama khususnya bagi kaum duafa se-Riau, Polda Riau masih membuka pendaftaran terhadap penderita tersebut. Dan kini, kami telah memerintakan masing-masing Kasatwil (Kapoltabes/res/ta) untuk mendata kembali penderita bibir sumbing dan katarak. ‘’Diharapkan bagi masyarakat Riau, dan khususnya bagi yang kurang mampu agar segera mendaftarkan diri pada kepolisian terdekat, dan agenda ini akan kembali dibuka hingga menjelang perayaan puncak HUT Bhayangkara yang jatuh pada tanggal 1 Juli,’’imbuh Kapolda Riau.

Sementara disinggungi dengan Polda Riau meraih anugrah dari Muri, Kapolda hanya mengucapkan ribuan terima kasih pada seluruh lapisan dan khususnya pada yang maha kuasa. ‘’Alhamdulilah, dan ini harus menjadi cermin dan patut dipertahankan serta harus lebih ditingkatkan kegiatan sosialnya,’’ulas Kapolda.

Sementara, Manager Muri, J Ngadri yang ditemui wartawan mengatakan, hal ini memang layak diterima Polda Riau. Sebab, didaerah lain peserta bibir sumbing paling tinggi berjumlah 50 orang. Artinya, Polda Riau berhasil mensosialisikan agenda yang amat bermakna bagi masyarakat yang difokuskan bagi kaum duafa. ‘’Polda Riau memang layak meraihkan Muri ini,’’ujar J Ngadri singkat.

Dalam agenda itu dihadari seluruh muspida tingkat I dan tingkat II. Dan kemudian diikuti seluruh pejabat teras Polda Riau dan seluruh Kapoltabes/res/ta Riau serta pengurus inti Ibu Bhanyangkari Polda Riau.
=MXQ
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >