Pasirpangaraian — Pasangan suami istri Amir (50) dan istrinya Warsinem (42) menghilang sejak Ahad (6/6). Warga Dusun Kaiti III, Rohul ini hilang sejak pergi menderes karet, di kebun mereka. Diduga kedua korban jatuh ke Bendungan Cipogas Desa Sialang Jaya, ketika akan pulang.
Dugaan itu muncul karena warga hanya menemukan sampan berisi karet getah di bendungan yang mirip danau itu. Sedangkan kedua suami istri ini tida tahu dimana rimbanya. “Memang setiap kali pulang dan pergi dari kebun mereka memakai perahu untuk menyeberang bendungan tersebut,”ujar Ny Safril isteri Kepala Desa Sialang Jaya.
Kapolres Rohul AKBP Adang Suherman melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Ansori saat di konfirmasi Pekanbaru MX membenarkan kejadian ini. “Saat ini puluhan anggota tengah kita kerahkan untuk melakukan pencarian. Namun Senin (7/6) kedua korban belum juga ditemukan,” kata Ansori.
Dikisahkan, hilangnya pasangan suami istri ini berawal dari laporan korban anak korban bernama Iwan. Dimana Iwan mengatakan, orang tuanya yang pergi menderas karet di Desa Sialang Jaya sudah satu hari tidak pulang. Hal itu tidak biasa dilakukan korban.
Iwan kemudian bersama warga pergi menyusul ke kebun. Namun kedua orang tuanya itu tidak dijumpai. Malah yang nampak oleh Iwan dan warga adalah sampan yang berisi karet. Melihat itu muncul dugaan kalau orang tuanya diduga jatuh ke danau itu.
Petugas Polres Rohul yang dapat laporan ada warga hilang bersama Kades Sialang Jaya ikut bersama melakukan pencarian korban. Dengan mengerahkan para penyelam tradisional kedua korban belum juga ditemukan.
Saat ini upaya satu satunya yang dilakukan polisi untuk dapat menemukan korban adalah dengan mengeringkan bendungan tersebut. Namun karena luas jadi agak sulit dilakukan. Begitu juga ketika akan membuka pintu air, pihak ke polisian mengalami kesulitan karena kondisinya sudah berkarat. MXK
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|