Leher Korban Nyaris Putus
Sabtu, 05 Juni 2010
 
Mayat Mariunus Nainggolan (40) warga Dusun II Sei Medang, Desa Bukit Kesuma Km 60, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, yang ditemukan terkubur dibelakang rumahnya dengan kondisi membusuk, Jumat (4/6) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, diotopsi di RSUD Selasih, Kabupaten Pelalawan.
Otopsi dipimpin Kabid Dokes RS Bhayangkara Polda Riau AKBP Pramono beserta anggotanya yang disaksikan keluarga Mariunus dikamar mayat  RSUD Selasih secara tertutup. Walau dari luar kamar mayat masih  terasa bau menyengat, saat otopsi berlangsung. Bahkan terlihat keluarga tak dapat menahan sedih dan air mata terus berlinang, sementara Apritoni Sidabutar yang pertama kali menemukan korban juga matanya  terus berkaca-kaca.

‘’Sekarang istrinya masih dalam perjalanan dari Lampung menujur Pangkalan Kerinci. Jadi kemungkinan mayat korban usai diotopsi di kebumikan dimana belum jelas,’’ ujar salah satu keluarganya pada Pekanbaru MX.

Proses otopsi terus berlanjut pihak medis menemukan dibagian tubuh korban  yang sudah membusuk ada beberapa luka bekas bacokan senjata tajam, terutama dibagian leher yang nyaris putus. Dengan terliti petugas medis dari RS Bhayangkari Polda Riau melakukan otopsi hingga pukul 12.00 WIB.

Kapolres Pelalawan AKBP Ari Rachman  Nafarin SH SIK ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kapolsek Pangkalan Kuras AKP  Syofian SH MH didampingi Kanit Reskrim Ipda Rino Handoyo SH, mengaku pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari pihak dokter untuk mengetahui penyeba pastik kematikan korban.

‘’Kita belum dapat memastikan penyebab kematiannya, masih menunggu  hasil otopsi. Tapi yang jelas dugan sementara korban  tewas dibunuh dan pelakunya yang telah diketahui identitasnya sedang diburu,’’ tegasnya.

Kasus ini sebagaimana telah diwartakan sebelumnya, korban ditemukan, Kamis (3/6) pagi oleh Apritoni Sidabutar didalam gundukan tanah dibelakan rumah korban dengan kondisi sudah membusuk. Menyadari hal itu  saksi mata tersebut langsung memberitahukan warga sekitar. Mendapat khabar waarga dan aparat Polsek Pangkalan Kuras dibawa pimpinan Kanit Reskrim  Ipda Rino Handoyo langsung  turun ke lokasi kejadian.

Menurut keterangan beberapa saksi mata di  TKP, korban  diduga dibantai oleh keponakannya yang  sepekan lalu datang berkujung kerumah pamannya Mariunus. Namun sebelumnya korban sempat ditemukan tewas sepat berceritan dengan tetangga kalau kerap bertengkar dengan keponakannya yang  datang dari Siantar, Sumatra Utara  tersebut. Selang beberapa hari kemudian  tiba-tiba warga digegerkan penemuan mayat petani yang tewas dibantai secara sadis diduga dilakukan ponakannya itu. ***

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >