|
BUNUT — Warga Desa Telayap, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan gegar. Pasalnya Joni Simatupang (30) bersama dengan putrinya Friska Debora (3) ditemukan tewas tenggelam di dalam kanal milik PT ADEI, Senin (31/5) sekitar pukul 11.00 WIB.
Untung warga bersama aparat kepolisian Polsek Bunut turun ke TKP menyelam mencari korban akhirnya berhasil menemukan ayah dan anak tersebut sudah tidak bernyawa lagi, Selasa (1/6) pagi.
Informasi yang berhasil dirangkum Pekanbaru MX menyebutkan peristiwa itu berawal saat korban bersama istrinya Rosnaria (29) dan putrinya Friska pergi memancing ke kanal milik PT ADEI.
Di saat korban dan putrinya lagi asik memancing, Rosnaria pergi. Setelah beberapa saat pergi, Ros pun kembali ke lokasi tempat memancing.
Sesampai di tempat memancing semula, Ros tidak menemukan suami dan putrinya. Di sekitar tempat memancing itu, Ros hanya menemukan sandal jepit sudah terapung di kanal.
Curiga suami dan putrinya jatuh ke kanal, Ros pun berupaya mencari di sekitar sambil memanggil-manggil suami dan putrinya. Upaya Ros ternyata nihil. Akhirnya Ros minta tolong kepada warga sekitar.
Mendegar ada ibu-ibu meminta pertolongan, warga sekitar langsung berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP). Untuk memastikan apa benar suami dan putrinya kecebur dalam kanal, warga beramai-ramai melakukan pencaharian dengan menyelami kedalaman kanal yang diperkirakan mempunyai ke dalaman lebih dari 3 meter tersebut.
Kapolsek Bunut AKP Mardius Syukur yang mendapat laporan, turun langsung memimpin anggotanya. Didampingi Kanit Reskrim Bripka Turmin dan bersama-sama anggota langsung turun ke lokasi kejadian.
Berkat kerja keras warga, akhirnya korban ditemukan tengelam di dasar kanal bersama putrinya. Menurut keterangan warga kemungkinan putri korban terjatuh, lalu Joni berusaha memberikan pertolongan. Tapi tidak bisa berenang hingga ikut tengelam ke dasar kanal bersama putri.
‘’Memang korban tidak bisa berenang, jadi saat jatuh ke dalam kanal langsung tengelam, yang kemungkinan ingin menolong putrinya yang terjatuh terlebih dahulu saat memancing di tepi kanal,’’ ujar warga kepada petugas kepolisian.
Setelah berhasil ditemukan, mayat Joni Simatupang (30) dan putrinya Friska Debora (3) dievakuasi ke Puskesmas Bunut untuk divisum.
Sementara sang istri melihat suami dan putrinya tewas tengelam tak bisa menahan tangisnya. Ibu muda itu terlihat menagis histeris.
Usai divisum jenazah kedua warga Desa Telayap itu kemudian dikebumikan di pemakaman umum Kecamatan Bunut.
Kapolres Pelalawan AKBP Ari Rachman Nafarin SH SIK ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
‘’Dari hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan kepada kedua korban dan kini telah dikembumikan tidak jauh dari tempat tinggalnya,’’ ujar Kapolres Pelalawan. =MXAD |
|
|