|
Warga Arau Kecil Danau PLTA Koto Panjang tiba-tiba heboh. Pasalnya Rabu (27/4) sekitar pukul 15.00 WIB, salah seorang warga di sana secara tidak sengaja melihat mayat nyangkut di keramba ikan miliknya. Penemuan mayat ini kontan membuat warga sekitar berkumpul untuk mengetahui siapa gerangan mayat tersebut.
Setelah disebarkan kabar penemuan mayat itu barulah ada titik terang, bahwa yang jadi korban adalah Ucok Bulele (17) warga Afdeling VI, Desa Kepayangan, Kecamatan Kepenuhan, Kampar. Ucuk Bulele menurut keluarga sudah tiga hari menghilang sejak tenggelam di danau usai bekerja pada Senin (26/4) lalu.
Hal itu dibenarkan Kapolres Kampar AKBP H MZ Muttaqien SH Sik MAP melalui Kapolsek Bangkinang Barat IPTU Candra. Bahwa pihaknya bersama-sama kerabat korban dan juga warga Afdeling VI, Desa Kepayangan, Kecamatan Kepenuhan, telah melakukan pencarian mayat korban.
“Kita dapat laporan sejak korban dikabarkan tenggelam ke danau. Kita juga sudah melakukan penyisiran diberbagai tempat, namun tidak membuahkan hasil. Dan setelah tiga hari baru kita dapat kabar ada mayat tersangkut di keramba, itulah mayat Ucok Bulele yang kita cari,”ujar Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Chandra.
Dikatakan kapolsek, peristiwa naas ini terjadi saat korban bersama enam orang rekannya mendapat pekerjaan membersihkan kebun salah seorang warga. Pada saat istirahat siang, bersama rekan-rekanya korban berteduh di bawah pohon yang tidak jauh dari danau.
Entah bagaimana-tiba-tiba korban ingin mandi ke danau. Saat itu korban sempat mengajak teman-temannya, namun tak seorang pun yang mau. Akhirnya korban yang merasa cuaca cukup panas siang itu pergi sendiri ke danau.
Tak berapa lama di Danau, tiba-tiba rekan-rekan korban mendengar sauara jeritan minta tolong. Saat itu juga rekan-rekan korban bergegas menuju arah suara itu. Sampai di danau rekan-rekannya melihat korban yang sudah dibawa arus.
Beberapa orang sempat terjun ke danau untuk memberiakn pertolongan. Namun naas, usaha itu sia-sia sebab korban sudah keburu tenggelam dan tidak ditemukan lagi. “Karena tidak dapat menolong, kawan-kawan korban lalu memberi tahu warga dan juga keluarga. Selanjutnya warga melaporkan hal itu ke polisi,”tambah Chandra.
Singkat cerita, setelah mengetahui korban tenggelam warga sekitar dan pihak kepolisian dari Polsek Bangkinang Barat coba melakukan menyisir seluruh danau untuk mencari korban. Namun sampai dua hari tidak membuakan hasil.
Barulah Rabu (27/4) sekitar pukul 15.00 WIB korban berhasil ditemukan oleh warga. Dimana mayatnya tersangkut di keramba Arau kecil Danau PLTA Koto Panjang.***
|
|
|