|
PULUHAN aparat merangsek masuk ke hotel dan penginapan di Kota Kabupaten Bengkalis. Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis, Rabu (11/6) kemarin menggelar operasi besar-besaran di Kecamatan Bengkalis.
Razia penyakit masyarakat (Pekat) ini berhasil menjaring, 5 wanita yang diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) juga ikut ditertibkan dari sejumlah hotel dan penginapan. Wanita yang diduga PSK itu ikut diamankan dari tiga lokasi yang berbeda yakni 3 orang dari Hotel Wisata, 1 orang di Hotel Berlian, dan 1 PSK lagi di Wisma Rissa, Jalan Kartini. Identitas PSK tersebut rata-rata berasal dari luar Bengkalis.
Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Kakan Satpol PP) Kabupaten Bengkalis Rozali Saidun melalui Kasi Operasional dan Ketertiban (Kasiops Trantib) Rusni Muklas, Kamis (18/6) kepada wartawan mengatakan, operasi gabungan Satpol PP yang berkoordinasi dengan Polsek Bengkalis, dan Koramil ini menuai hasil yang tidak disangka-sangka.
Meski sebelumnya operasi pernah dilakukan, namun hasilnya selalu saja nihil, dikarenakan ada indikasi operasi sudah bocor duluan. Dalam operasi itu, juga pihak Satpol PP langsung menangkap tangan penjual minuman keras (miras) yang selama ini beroperasi di Kabupaten Bengkalis.
Dalam penjelasannya, Rusni Muklas mengungkapkan ada sebanyak 5 pedagang eceran di antaranya Akok pemilik Toko Grensen, Yuzara, Maya, Nanang (Eva) dan Caukon. Kelima pedagang itu hanya diberi teguran dengan membuat surat pernyataan agar tidak menjual Miras.
Begitu juga dengan 5 wanita PSK yang ikut terjaring operasi. Masing-masing mereka hanya ditahan 1 x 24 jam, selanjutnya diberi peringatan keras dengan membuat surat pernyataan resmi menggunakan materai.
Lebih lanjut Rusni mengatakan, Miras yang berhasil diamankan jumlahnya sekitar 258 botol. Keseluruhan minuman itu terdiri dari berbagai merk, 203 botol MC Donal, 5 kaleng Tiger, 7 kaleng Guinnes, 25 kaleng ABC, dan 18 kaleng Draff Bear.
‘’Kita berharap dengan surat penyataan itu, membuat mereka jera dan tidak mengulanginya. Karena bagaimanapun keberadaan minuman keras memiliki efek samping yang cukup berbahaya bagi yang mengkonsumsinya. Apalagi akhir-akhir ini banyak terdengar kabar dari masyarakat Miras juga sudah mulai menyusup di kalangan anak-anak sekolah,’’ ungkapnya.***
|
|
|
tindak lanjut
Oleh: denadan () Pada : 16-03-2010