 PEKANBARU— Robi Febriansyah (24) warga Jalan Dagang, Sukajadi ini babak-belur dihajar lima orang tidak dikenal (OTK) saat pulang dari nonton orgen tunggal di simpang Jalan Pandan, Senin (12/4) sekitar pukul 05.00 WIB dekat.
Akibat kejadian itu, lajang asal Maninjau, Sumatera Barat (Sumbar) yang baru dua minggu di Kota Pekanbaru ini mengalami luka di muka, tangan sebelah kiri dan memar di kepalanya. Dan sekarang hanya terduduk lesu di Mapolsekta Sukajadi saat melaporkan kejadian ini.
Ketika ditemui Pekanbaru MX di Mapolsekta Sukajadi, korban mengatakan bahwa kejadian ini bermula saat ia sedang berjalan kaki di Jalan Pandan dekat Jalan Imam Muandar selesai melihat orgen tunggal. Namun dalam perjalan itu, tiba-tiba ia dipanggil oleh lima OTK yang langsung meminta uang sebanyak Rp10 ribu.
Saat itu, korban mengatakan tidak memiliki uang dan yang ada dalam dompetnya hanya Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja. Pelaku tidak percaya dengan korban, langsung mengambil dompet korban dan saat diperiksa ternyata isinya benar cuma KTP.
Tak hanya itu, salah satu dari OTK itu memukul muka korban dengan menggunakan benda tajam, kemudian saat ingin memukul lagi korban menangkis dengan tangan kirinya hingga mengalami luka robek. Setelah itu, mereka menghajar korban hingga tidak sadarkan diri.
‘’Subuh itu saya jalan kaki di sana, kemudian orang-orang itu memanggil korban dan meminta uang Rp10 ribu. Tapi karena tak ada duit dan hanya KTP, mereka marah dan langsung memukul saya hingga pingsan,’’ujar Robi Febriansyah yang sedang terbaring lemah.
Paginya, korban baru sadarkan diri dengan merasakan kesakitan pada badan kepalanya yang masih terbaring di tempat kejadian perkara. Dan langsung berjalan kaki menuju ke tempat tinggalnya di Jalan Dagang. Melihat korban yang berlumuran darah, warga setempat langsung membawanya untuk berobat dan membawanya ke Mapolsekta Sukajadi.
‘’Saat saya dikeroyok orang itu saya tidak sadar lagi, dan saya baru sadar paginya dan langsung pulang ke rumah dengan berjalan kaki saja. Sampai di rumah dibawa berobat oleh warga sekitar,’’ tutur Robi.
Kapolsekta Sukajadi Agus Setiawan SE ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kanit Reskrim Iptu Ridwanto membenarkan adanya kejadian itu pengeroyokan tersebut. Dijelaskannya korban diantar oleh warga ke Mapolsek sudah dalam keadaan babak-belur. Sementara kejadian itu belum diketahui pasti penyebabnya.
‘’Kita masih mencari informasi di luar tentang kejadian itu, untuk memastikan penyebabnya. Setelah itu kita berupaya mencari keluarganya untuk dipulangkan ke kampungnya,’’kata Iptu Ridwanto. =MG2
|
|
|