|
PEKANBARU— Niat awal Irma (37) warga Jalan Tengku Bay berobat ke dukun adalah untuk mencari jodoh. Namun setelah berobat bukannya jodoh yang didapat melainkan ditipu Rp3,5 juta oleh dukun AM (57) warga Jalan Kubang Raya, Siak Hulu, Kampar.
Tak terima ditipu mentah-mentah begitu akhirnya Irma melaporkan sang dukun ke polisi. Dihadapan petegus, Irma menceritakan kasus penipuan yang menimpa dirinya itu. Bula Maret 2010 lalu, Irma mendapat informasi dari teman-temannya bahwa di Jalan Kubang Raya ada seorang dukun yang bisa mengobati dan membantu mencarikan jodoh.
Tertarik dengan informasi tersebut, tanpa menunggu lama-lama korban pun mencoba mendatangi alamat rumah dukun yang diberikan temannya itu. Setiba di rumah sang dukun, korban pun menceritakan maksud tujuannya untuk mencari jodoh. Setelah menyampaikan maksudnya, si dukun pun langsung melakukan pemeriksaan di bagian pundak dan di ujung kaki korban.
Setelah pemeriksaan pertama usai, dukun tua itu meminta korban kembali lagi untuk diberikan ramuan. Dua hari kemudian korban kembali lagi ke rumah pelaku. Lalu pengobatan keduapun berjalan lancar, dan korban diberikan air putih yang berisi daun-daun.
Setelah selesai, korban pun bermaksud hendak pulang. Ketika korban hendak pamit pulang, pelaku minta uang sebanyak Rp3,5 juta kepada korban untuk membeli beberapa ramuan.
Saat itu korban mengaku tidak membawa uang, namun pelaku memaksa korban karena ramuan itu harus dicari di luar daerah. Karena dipaksa, korban pun pergi ke mesin ATM Iin Swalayan Jalan Soekarno-Hatta untuk menarikan uang sebesar Rp3,5 juta. Kemudian menyerahkannya kepada AM.
Setelah menerima uang dari korban, dukun AM minta korban menunggu seminggu karena ramuan yang diperlukan harus dicari ke daerah Sorek, Pelalawan. Singkat cerita, setelah jatuh tempo waktu yang diberikan pelaku, Ahad (4/4) korban kembali lagi tempat pelaku. Namun apa yang didapatkan korban, setiba di rumah dukun palsu itu, korban terkejut karena rumah kontrakan dukun AM sudah kosong.
Kiranya dukum AM sudah pergi meninggalkan rumah itu sudah empat hari lalu. Tidak terima atas perbuatan si dukun itu, akhirnya korban melaporkan kasus penipuan itu ke jajaran Poltabes Pekanbaru.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Drs Zulkifli MH ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX membenarkan adanya kejadian itu, dan kini petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut lagi. ‘’Laporannya sudah kami terima, namun pelaku penipuan itu masih dalam pengejaran petugas,’’ujar Kabid Humas. =MXD |
|
|