|
Aku memang sangat percaya sama Titin, ia berjanji tidak akan menduakan cinta suciku. Bahkan gajikupun sempat kusisakan untuk kebutuhan dia. Tetapi janji adalah janji, Titin mulai berubah. Itu kuketahui setiap kali aku berkunjung ke rumahnya, Titin selalu tidak ada. Bahkan saat ku telepon ke HP, ia beralasan selalu sibuk. Bahkan ketika berjumpa tingkahnyapun mulai berubah dan membuatku tak mengerti.
Ketika aku bertanya ada apakah sebenarnya yang terjadi, Titin tetap tak mau menjawab. Sejak itulah aku semakin curiga sama dia, akhirnya aku pergi dan pulang ke rumah merenungkan diri dan berharap untuk sementara ini tidak menjumpai dulu.
Dari teman-teman sejatikulah aku dapat informasi tentang tingkah laku titin di luar sana. Menurut temanku, Titin adalah seorang wanita penggoda laki-laki yang membuat para kaum adam menjadi terpesona. Tapi aku tak percaya dengan ucapan temenku itu, sebelum aku lihat dari mata kepalaku sendiri.
Seperti malam itu, entah kenapa aku ingin sekali menjumpai Titin dengan harapan yang pastinya titin masih setia dan sayang denganku. Setelah setibanya aku ke tempat dia, ia sedang bermesraan dan berpelukan dengan laki-laki lain yang tak aku kenal di bawah pohon dekat rumahnya.
Dan inilah bukti dari kenyataan aku melihatnya. Saat itu aku emosi dan tak sadar memecahkan kaca hingga berserakan di sekitarku. Ku ingat kata-kata manis yang dulu Titin katakan dan janji-janji padaku. Malam itu akhirnya aku hanyut dan larut hingga tanpa sadar aku mencoba minum-muniman terlarang. Bahkan hal itu tidak sekali aku lakukan, mungkin hampir tiap malam.
Aku mengeluh sekarang,..Oh,..tuhan kenapa aku jadi begini penuh dengan dosa-dosa. Semula aku tak berani berbuat seperti ini, menjadikan aku sorang yang masa depanku hancur dan tak ada guna,..aku menagis, merintih,....apakah masih ada jalan untuk merobah hidup menjadi semula yang lugu,..dan tak sedikitpun mengenal cinta seorang wanita.
Aku ingin seperti yang dulu, mudah-mudahan tuhan memaafkan dan membuang hati hitamku dan menjadi putih bersih aku betul-betul mengeluh sekarang ini...(Dikirim Madi melalui surat) =mxai
|