Saling Ejek Lalu Berduel
Selasa, 09 Maret 2010
 

Mulutmu harimaumu! Mungkin pribahasa ini yang cocok dilekatkan dengan kasus yang satu ini. Gara-gara tak tahan diejek, Iz (21) warga Jalan Sekuntum, Tenayan Raya ini emosi dan memukul tetangganya bernama Wandi (22) hingga lebam.
Akibat pukulan temannya, wajah korban mengalami luka memar yang cukup parah dan harus mendapatkan perawatan intensif dari pihak medis.

Informasi yang diperoleh Pekanbaru MX menyebutkan, Ahad dinihari (7/3), korban dan pelaku bersama teman lainnya nongkrong di sebuah kedai kopi di seputaran Jalan Sekuntum Ujung. Tengah asyik-asyiknya bercengkrama, tiba-tiba korban mengejek pelaku dengan sebutan gendut.

Rupanya, ucapan korban membuat pelaku tersingggung. Tiba-tiba keduanya terlibat pertengkaran yang pada akhirnya pelaku mengajak korban untuk berduel.

Karena merasa dirinya lebih kuat dari pada pelaku, akhirnya korban menerima tantangan pelaku. Perkelahian dua sahabat pun terjadi. Korban yang kalah bodi akhirnya hanya bisa menangkis setiap hantaman yang dilontarkan pelaku, sementara teman-teman keduanya yang melihat perkelahian itu hanya bisa terdiam.

Perkelahian dua anak muda ini berakhir ketika korban tumbang setelah mendapat beberapa pukulan telak di wajah dan bagian tubuh lainnya hingga membuat korban tak kuat bertahan.

Puas telah merobohkan temannya, pelaku lantas melarikan diri. Sedangkan korban yang semaput langsung dilarikan teman-temannya ke rumah klinik terdekat.

Hari itu juga, korban yang tidak terima perbuatan pelaku langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.  Hari itu juga korban yang tidak senang dengan perbuatan pelaku, langsung melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke pihak kepolisian terdekat.

Kapolsekta Tenayan Raya AKP Effendi S melalui Kanit Reskrim Ipda Suprianto ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX membenarkan adanya laporan tersebut, untuk sementara kasusnya masih diselidiki oleh pihaknya.***


   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >