|
Ongkop Lumban Toruan, seorang pekerja kontraktor yang sedang membersihkan Jalan Area Chevron Pacific Indonesia (CPI), kaget saat menemukan tengkorak manusia. Peristiwa itu terjadi terjadi Sabtu (6/3) sekitar pukul 09.00 WIB, tepatnya di Simpang Gelombang, Kandis Siak.
Hasil Visum yang dilakukan dr Angkop P Sibarani yang bertugas di instalasi kamar mayat RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru mengatakan, dari tengkorak kepala itu diduga korban tewas tidak wajar. Hal itu diketahui dari tulang pipinya berlubang, serta di belakang kepalanya berwarna coklat kemerah-merahan yang disebabkan oleh pembekuan darah di sana.
Kapolres Siak AKBP Rohmad Nursaid MSi ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX Sabtu (6/3) melalui Kapolsek Kandis AKP Hendrik Sitompul SH yang didampingi Kanit Reskrim Ipda Hendra Sakti membenarkan adanya penemuan tengkorak kepala manusia di area CPI tersebut.
“Ketika itu saksi (Ongkop.red) sedang membersihkan Jalan di area CPI, kemudian ia melihat tengkorak kepala manusia di dalam semak-semak pinggir jalan tersebut’’ kata Ipda Hendra Sakti saat mengantar tengkorak kepala itu ke Kamar Mayat RSUD Arifin Acmad, Pekanbaru.
Setelah mendapat laporan itu, anggota Polsek Kandis langsung turun ke lokasi penemuan tengkorak itu. Di lokasi petugas mencoba melakukan pencarian anggota tubuh lainnya, namun setelah menyisir diosekitar lokasi hasilnya nihil. Selanjutnya, tengkorak itu dibawa ke Puskesmas Sam-sam Kecamatan kandis untuk divisum.
Namun karena minimnya peralatan di Puskesmas Sam-sam, sehingga tidak bisa melakukan otopsi. Akhirnya tengkorak kepala manusia itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad untuk divisum.
Menurut petugas instalasi kamar mayat RSUD Arifin Achmad, dr Angkop P Sibarani, mengatakan tengkorak kepala itu diduga tewas tidak wajar karena di tulang pipinya berlubang serta di belakang kepalanya berwarna coklat kemerah-merahan yang disebabkan oleh pembekuan darah di sana. “Selain itu kepala tengkorak itu diperkirakan sudah dua tahun lebih tergelatak di jalan,”ujar dr Angkop P Sibarani.***
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|