|
PEKANBARU—Jenazah Ishak, lelaki paruh baya asal Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, masih terlantar di kamar mayat RSUD Arifin Achmad. Hingga, Jumat (5/3) belum ada pihak keluarganya yang datang untuk menjemput jenazahnya. Diduga ia tewas akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).
Kepala Instalasi Kamar Mayat RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, dr Erwin Taslim kepada Pekanbaru MX, Jumat (5/3) mengatakan, pertama pada Kamis (4/3) siang, Ishak diantar oleh seseorang yang tidak diketahui identitasnya ke Unit Gawat Darurat (UGD) dalam keadaan kritis akibat kecelakaan lalu lintas. Kemudian yang mengantar Ishak itu pergi begitu saja.
Setelah sempat dirawat IGD, pada pukul 18.20 WIB ia meninggal dunia dan jenazahnya pindahkan ke Ruang Jenazah UGD. Karena sudah dua jam keluarganya tidak kunjung datang untuk menjemputnya, kemudian pada pukul 22.30 WIB jenazahnya dipindahkan ke kamar mayat dan dimasukkan ke dalam ruang pendingin.
‘’Saat di UDG kondisinya sudah kritis yang mengalami luka cedera pada kepalanya. Kemudian yang mengantarnya itu ke UGD pun tidak jelas siapa orangnya, samapi sekarang ia belum ada yang menjemputnya, ‘’ kata dr Erwin Taslim.
Erwin Talim menambahkan, laki-laki paru baya ini memiliki ciri-ciri, berambut hitam dan sedikit beruban, memiliki kumis, tinggi sekitar 170 centimeter, dan kulitnya berwarna sawo matang dengan memakai baju karyawan PT Indah Kiat yang berwarnah hijau.
‘’Bagi masyarakat Minas yang meraka keluarganya hilang, supaya datang melihatnya ke kamar mayat RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. Dan kita berharap supaya keluarganya mengetahui saudaranya disini dan datang untuk menjemput jenazahnya untuk dimakamkan, ungkap dr Erwin Taslim. =MG10 |
|
|