Leher Nyaris Putus Ditebas Teman
Rabu, 03 Maret 2010
 
Seorang teman seharusnya saling melindungi, tapi lain halnya yang dilakukan Safaruddin (25), dia tega menganiaya temannya sendiri, Burhanuddin (25) hingga terluka parah di beberapa bagian tubuhnya. Bahkan leher Baharuddin nyaris putus ditebas senjata tajam.
Kejadian yang berlangsung, Rabu (24/2) lalu sekitar pukul 19.00 WIB di Parit 8, Desa Penjuru, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil berawal ketika korban hendak membersihkan badan setelah beraktivitas. Kemudian datang dua orang kawannya menghampiri korban, setelah berunding beberapa menit kemudian diajak keluar sekitar 30 meter dari rumah temannya. Saat itu, kawan korban langsung masuk rumah tanpa ada rasa curiga.

Setelah 10 menit kemudian teman korban mendengar teriakan korban minta tolong, teman korban langsung keluar rumah. Setelah keluar rumah, teman korban bagaikan disambar petir di siang bolong, karena melihat korban sudah terkapar di depan rumahnya dan bersimbah darah.

Akibat penganiayaan tersebut, Burhanuddin mengalami luka serius di bagian leher, kepala lengan dan bagian pinggang kanan kiri akibat bajokan senjata tajam pelaku. Atas kejadian tersebut, keluarga korban langsung melaporkan ke pihak kepolisian.

Sementara pelaku, setelah melakukan penganiayaan, Safarudin (25) langsung melarikan diri. Namun, Polsek Kateman, Jumat (26/2) berhasil membekuk pelaku. Saat penangkapan, sempat terjadi aksi kejar-kejaran mirip di film laga antara anggota Satreskrim Polsek Kateman dengan palaku. Penangkapan terhadap pelaku sendiri dipimpin langsung Kapolsek Kateman AKP Zulkarnaen.

Kapolres Inhil AKBP Achmad Kartiko melalui Pahumas Kompol Dasri Vitho SH mengatakan, saat ini satu pelaku sudah berhasil diamankan dan satu lainnya masih dalam pengejaran petugas. ***
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >