|
HANCUR sudah masa depan Melati (14) —nama disamarkan— warga Desa Petakur, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujungbatu, Rohul. Pasalnya, keperawanan korban direnggut paksa AM (25) mekanik bengkel sepeda motor di kebun sawit tak jauh dari Jalan Lingkar Suka Damai- Lintam.
Tak kuasa menanggung penderitaan, Melati mengadukan kasus ini kepada keluarganya. Tak terima anak gadisnya yang masih di bawah umur diperkosa pelaku, AM (25) warga Desa Lubuk Bendahara Timur, Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul, ditangkap Tim Buser Polsek Ujungbatu. Tersangka ditangkap polisi dan dijebloskan ke tahanan, Ahad (14/6) setelah dilaporkan oleh orang tua korban ke Polsek Ujungbatu.
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Hersadwi Rusdiono saat dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kapolsek Ujungbatu AKP Edi Renhar didampingi Kanit Reskrim Polsek Ujungbatu, Bripka Sarianto mengatakan, saat ini kasus perkosaan ini sudah diproses penyidik. ‘’Saksi pelapor beserta saksi lainnya kembali kita periksa untuk melengkapi BAP untuk segera dapat dilimpahkan ke Kejaksaan,’’ujar Edi Renhar.
Idel —abang ipar korban— usai memberikan keterangan di Polsek Ujungbatu kepada Pekanbaru MX, Rabu (17/6) menuturkan, kasus perkosaan yang dialami adik iparnya diketahui oleh keluarga korban dari bibir korban sendiri. Saat itu, cerita Idel, Ahad (14/6) sekitar pukul 15.30 WIB lalu korban dihubungi pelaku melalui Hp agar korban menemuinya di rumah bapak angkat pelaku di Dusun Petakur Atas, Desa Suka Damai. Antara korban dan pelaku baru dua hari berkenalan melalui Hp.
Gadis ingusan ini, mengiayakan panggilan pemuda tersebut. Korban dengan berjalan kaki pergi ke rumah bapak angkat tersangka di Petakur Atas. Di sana tersangka sudah menunggu. Setelah keduanya bertemu, tersangka kemudian meminjam sepeda motor temannya dengan alasan ingin pergi jalan-jalan sebentar dengan ceweknya.
Mengendarai sepeda motor, tersangka kemudian membawa korban ke arah Jalan Lingkar Suka Damai, Lintam. Rupanya tersangka berniat buruk, tiba di Jalan Lingkar tersangka memarkir sepeda motornya dan mengajak korban masuk ke kebun sawit di dekat jalan tersebut. Korban yang sedikit kurang cerdas tersebut mau saja diajak tersangka masuk ke kebun sawit.
Sesampai di dalam kebun sawit, tersangka langsung merebahkan tubuh korban dengan paksa dan kemudian menyetubuhi korban. Puas memperkosa korban, tersangka tanpa berdosa pulang ke Desa Tapakur. Besoknya, korban menceritakan perkosaan yang dialaminya ke kakak iparnya Idel. Idel kemudian menceritakan kejadian ini ke bapak korban. Tak terima putrinya diperkosa, bapak korban kemudian melaporkan kasus perkosaan ini ke Polsek Ujungbatu. *** |
|
|