Gembong Ganja Didor
Kamis, 25 Pebruari 2010
 
Berkahir sudah petualangan Bambang (22), sebagai gembong ganja di kawasan Rokan Hulu (Rohul). Warga Desa Terantam, Kecamatan Kabun ini roboh setelah dihadiahi timah panas oleh petugas di kedua kakinya, saat berusaha kabur ketika akan ditangkap, Selasa (23/2) sekitar pukul 23.30 WIB.
Kapolres Rohul AKBP Andang Suherman melalui Kapolsek Kabun AKP Dharyen yang memimpin penangkapan ini menjelaskan, terungkapnya kasus bandar ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ada dua orang sedang transaksi ganja dengan Bambang.  “Kebetuan tersangka ini sudah lama menjadi Target Operasi (TO) kita,”ujar Kapolsek.

Saat itu petugas langsung melakukan pengintaian. Tapi Bambang sudah tidak terlihat. Sementara itu dua pembeli yang menggunakan motor tanpa nomor polisi berhasil kita jumpai dan saat itu juga ditangkap.

Dua orang ini diketahui bernama Abdul (18) dan Idel (22), warga 13 Koto Kampar, Kabupaten Kampar. Polisi pun mengintrogasi kedua tersangka ganja ini 18 paket ganja kering yang terbungkus plastik. Pengakuan kedua tersangka, barang haram ini dibelinya dari Bambang.

AKP Dharyen dengan anggota busernya mengembangkan kasus ini dan berhasil menangkap kaki kanan gembong ganja bernama Gimin (19) dan  Sudaryanto (20), keduanya warga Desa 5, Kecamatan Kabun.

‘’Berangkat dari kedua tersangka Gimin dan Sudaryanto kita pancing gembong ganja (Bambang-red) yang diketahui bekerja bersama dengan Wito (DPO). Awalnya cukup sulit untuk memancing gembong ini keluar dari kediaman. Tapi, setelah kita suruh Gimin dan Sudaryanto. Akhirnya tersangka Bambang ke luar dari kediamannya,’’ jelas Kapolsek yang juga berada di lokasi saat penangkapan.

Setelah Bambang berada di luar rumah, tim buser langsung melakukan penggerebekan. Namun, tersangka Bambang yang cukup kawakan ini berupaya melarikan diri dari sergapan polisi. Aksi perlawanan Bambang tidak berjalan mulus, karena polisi yang sudah memberikan tembakan peringatan sebelumnya, berhasil menembak kaki tersangka.

‘’Bambang yang kita kehatui sebagai otak peredaran ganja di Kabun ini berupaya melarikan diri. Kita sudah beberapa kali memberikan tembakan peringatan ke udara, tapi dia tidak juga menghiraukan hingga kita mengarahkan muncung pistol itu ke kaki tersangka dan berhasil mengenai betisnya,’’ tambah Kapolsek.

 Kapolsek mengungkapkan, kerabat Bambang bernama Wito saat pengejaran itu berhasil melarikan diri. ‘’Wito sudah kita masukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan kita terus berupaya membongkar jaringan narkoba ini di wilayah Kabun,’’ tegas AKP Dharyen.***



   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >