Dianiaya Suami, Istri Lapor ke Polisi
Selasa, 16 Pebruari 2010
 
Akibat sering dianiaya suami, Dewi (30) warga Jalan Kesehatan, Senapelan, melaporkan suaminya Darwaman Lubis (36) ke Poltabes Pekanbaru, Sabtu (13/2) sekitar pukul 13.30 WIB.
Dalam laporan ibu satu anak ini, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut terjadi sudah berulang kali, namun terakhir kali terjadi, Jumat (12/2) sekitar pukul 21.30 WIB di rumah kontrakannya itu.

Informasi yang berhasil dirangkum Pekanbaru MX di kepolisian menyebutkan, korban melaporkan suaminya itu karena tak tahan kali dianiaya oleh terlapor. Berkat bantuan keluarganya, Dewi akhirnya melaporkan kasus tersebut ke jajaran Mapoltabes Pekanbaru.

Mengetahui dirinya dilapor kepihak Kepolisian, pria yang tidak mempunyai pekerjaan tetap ini langsung menghilang. Petugas yang mendapat laporan korban langsung melakukan pengejaran, namun sayangnya terlapor sudah menghilang terlebih dahulu.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Drs Zulkifli MH ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX membenarkan adanya laporan tersebut. Namun kini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus KDRT yang dialami wanita bertubuh kurus tersebut.

Petugas telah melakukan pencaraian terhadap terlapor, namun sampai ini pria tak bertanggungjawab itu masih buron. Diduga kuat terlapor masih berada di Kota Pekanbaru. Untuk melakukan penangkapan itu, Kasat telah menurunkan anggota untuk melacak tempat persembunyian pelaku ini.

‘’Sekarang anggota saya masih di lapangan untuk melacak tempat persembunyian Darmawan itu. Sejak dilaporkan istrinya, pria ini tidak pernah lagi pulang ke rumahnya, sampai saat ini istrinya pun tidak mengetahui suaminya itu. Kami ada mendapat info yang mana terlapor berada di satu tempat di Kota Pekanbaru. Untuk sementara anggota saya terus memantau dilapangan,’’ ungkap AKBP Zulkifli. ***
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >