Merayakan Valentine Day Haram, MUI Minta Kerja Sama Seluruh Elemen
Rabu, 10 Pebruari 2010
 
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, kembali menegaskan tentang haramnya umat Islam merayakan hari kasih sayang atau valentine day. Kali ini, MUI mengimbau seluruh elemen masyarakat, mulai dari para orang tua, guru, pengelola tempat hiburan, untuk mencegah seluruh kegiatan yang mengarah kepada perayaan valentine day.
Ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/2) kemarin, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Masdaruddin, mengaku perlu menekankan lagi tentang fatwa haramnya ikut merayakan hari valentine day. Masdar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama mencegah peringatan valentine day. ‘’Remaja, pelajar dan mahasiswa jangan terikut budaya luar yang merusak kepribadian budaya dan aqidah kita,’’kata Masdar.

Ditambahkan Masdar, MUI mengharamkan segala bentuk aktifitas yang mengarah kepada perayaan bernama valentine day. Fatwa yang telah dikeluarkan MUI kata Masdar, merupakan tindakan antisipasi guna membentengi budaya Islam dari karakter luar yang dapat merusak nilai dan tatanan budaya melayu itu sendiri.

‘’Kita mesti ingat, when money is lost, nothing is lost. When health is lost, something is lost. When character is lost, everything is lost (Apabila kepribadian budaya valentine day kita ikuti, maka kita akan kehilangan segala-galanya. Tentu kita tidak ingin hal itu terjadi, untuk itu marilah kita bersama-sama peduli dengan cara menolak budaya yang jelas-jelas merusak keperibadian kita sebagai masyarakat yang religius),’’ungkapnya.

Masdar mengatakan, peran orang tua sangat besar dalam menangkal budaya yang salah seraya menanamkan nilai-nilai keagamaan yang benar kepada anak-anak mereka. Begitu pula kepada bapak dan ibu guru di sekolah, seluruh pihak hendaknya mengajak agar para bapak dan ibu guru turut peduli dengan persoalan ini.

‘’Paling tidak menghalangi atau mencegah setiap kegiatan perayaan yang mengarah kepada sebuah kegiatan bernama valentine day,’’tegas Masdar.

Di tempat terpisah, Ketua LAMR Kabupaten Bengkalis H Sulaiman Zakaria, turut mengimbau kepada para pengurus LAM di seluruh Kecamatan, untuk ikut berperan mencegah semua kegiatan yang mengarah kepada valentine day. Perayaan tersebut sangat tidak sesuai dan menyimpang dari budaya melayu yang identik dengan Islam.

‘’Saya mengimbau kepada seluruh pengurus LAM di semua kecamatan untuk mengantisipasi dan mencegah perayaan valentine day, minimal hal itu kita lakukan bagi anak dan keluarga kita maisng-masing,’’urai Sulaiman.***

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >