|
Perhelatan akbar Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Juni mendatang akan dilaksanakan secara serentak di empat kabupaten/kota di Provinsi Riau. Salah satu di antaranya yang akan menyelenggarakannya adalah Kabupaten Kepulauan Meranti.
‘’Pilkada pertama ini bisa menjadi barometer bagi kesuksesan pemilihan kepala daerah di masa mendatang. Diharapkan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat menjadi contoh bagi empat kabupaten/kota yang secara serentak melaksanakan pemilihan kepala daerah. Hingga mendapat kesan positif dalam meningkatkan pembangunan kedepannya,’’ujar Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs H Syamsuar MSi.
Soal anggaran dana yang belum dikucurkan, lanjut H Syamsuar, bukanlah keterlambatan yang disengaja. Itu menyangkut persoalan kelengkapan administrasi yang penyelesaiannya sangatlah penting. ‘’Pemenuhan administrasi tidak bisa main-main. Mulai dari proses pencairan hingga pengalokasiannya,’’jelasnya.
Tak dipungkiri, sambungnya, jelang pesta demokrasi pemilihan kepala daerah ini suhu perpolitikan di tengah-tengah masyarakat diyakini akan berangsur meningkat. Karenanya, masyarakat diminta untuk tetap menjalin persatuan hingga kedamaian dan ketentraman tetap terjaga.
‘’Kondisi suhu politik di Meranti masih kondusif dan belum ada peningkatan. Meskipun demikian, kedamaian harus tetap kita pertahankan apabila nanti suhu perpolitikan itu semakin meningkat,’’pintanya.
Dikatakannya, perbedaan pandangan dalam alam demokrasi adalah hal yang wajar. Untuk itu, kedewasaan masyarakat pemilih yang nantinya akan menjadi pendukung calon tertentu, sangat dituntut demi terjaganya kelancaran pembangunan daerah.
‘’Walaupun berbeda pilihan calon yang kita unggulkan, harus disadari bahwa kita tetap dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Yang terpenting, kita bersama memiliki niat untuk berjuang demi menciptakan Kabupaten Kepulauan Meranti menuju masyarakat adil, makmur dan sejahtera,’’harap bupati.*** |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|