Sejumlah warga mendesak instansi terkait segera melakukan pengalihan jalur kendaraan berat seperti truk balak dan sejenisnya melewati Jalan Lingkar Pangkalan Kerinci. Hal ini sebagai upaya untuk menyelamatkan Jalan Maharaja Indra yang merupakan jalan utama kota dari kerusakan.
‘’Kalau truk balak dan kendaraan berat tetap saja masuk kota, habis bonyok (rusak parah,red) jalan Pangkalan Kerinci ini. Selain itu kendaraan berat juga sangat mengganggu arus lalu lintas masyarakat yang tumpah ruah di pusat Kota Pangkalan Kerinci ini,’’ kata H Tumpang (55) warga Pangkalan Kerinci, Senin (17/1).
Kondisi jalan yang cepat rusak akibat dilalui kendaraan besar ini dinilai sangat merugikan masyarakat tempatan. ‘’Jalan lingkar sudah selesai dibangun. Infonya hampir tiap tahun dianggarkan pemerintah, tapi sampai saat ini tidak dimanfaatkan.
Kita minta jalan itu khusus untuk truk balak dan kendaraan lainnya. Ini untuk menyelamatkan jalan Maharaja Indra dari kerusakan. Kalau masuk lobang langsung mati,’’ kata H Ibrahim AR (58) warga Pangkalan Kerinci lainnya berkomentar.
Tengok saja imbuh H Ibrahim, jalan rusak di Jalan Maharaja Indra terus bermunculan. Meski terus diperbaiki, namun terus timbul lagi kerusakan. ‘’Penyebabnya kendaraan berat. Solusinya segera alihkan jalurnya ke Jalan Lingkar,’’ harap warga.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Kadishub Kominfo) Pelalawan Drs H Nasri FE yang dikonfirmasi terkait keluhan warga mengatakan jalan tersebut belum bisa digunakan untuk kendaraan berat.***
‘’Belum lagi kondisi jalanya belum siap, memang rencana kita ada, tapi tunggu jalan itu siap betul,’’ ujar Nasri tanpa menyebutkan kondisi jalan yang masih perlu diperbaiki.*** |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|