|
Maraknya aksi perampokan di wilayah hukum Polres Siak, langsung ditanggapi serius aparat kepolisian. Dari membentuk tim khusus hingga mengintensifkan razia membuahkan hasil. Lima pelaku perampokan dengan korban karyawan perkebunan Cipo di Maredan Tualang, Andi Syamsudin (43) ditangkap.
Satreskrim di bawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Sapta Maulana Marpaung SIk berhasil menghentikan langkah lima pelaku perampokan yang terbilang garang saat beraksi. Betapa tidak, korban dibuat tak berdaya setelah ditabrak sepeda motor pelaku membuat korban terluka.
Informasi yang berhasil dirangkum Pekanbaru MX dari kepolisian, kelima tersangka dibekum di tempat berbeda. Kelima tersangka perampokan ini yakni Aris Efendi, Soli alias Sudi, Dwi Manunggal Sawiji, Sarwono serta Suheri.
‘’Kelima tersangka dibekuk di beberapa tempat di Kabupaten Siak. Dan diduga pelaku lainnya masih ada di lapangan dan masih dalam pengembangan dan perburuan pihak kita,’’ungkap Kasat Reskrim yang dihubungi melalui sambungan telepon kemarin.
Seperti pemberitaan sebelumnya, aksi perampokan tersebut terjadi, Selasa (8/12) sekitar pukul 09.30 WIB tepatnya di Jalan tempat pembuangan sampah Desa Maredan Barat. Menyebabkan korban kehilangan uang sebesar Rp41 juta untuk membayar gaji buruh perkebunan sawit serta tiga unit Hp merk Nokia dan dompet yang berisikan surat-surat berharga.
Korban ditodong senjata api laras pendek oleh pelaku guna menakuti korbannya. Korban Adi Syamsudin (43) warga Jalan Indah Kasih Gang Utama IV RT 11/06 Kelurahan Perawang. Seperti biasa sekitar pukul 09.00 WIB ia berangkat dari rumah menuju ke tempat kerjanya dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna merah dengan membawa uang sejumlah Rp41 juta untuk pembayaran gaji buruh sawit.
Awalnya, korban tidak menyadari dirinya telah diikuti dua pengendara sepeda motor berjumlah empat orang. Dirinya baru menyadari sesampainya memasuki jalan tempat pembuangan sampah Perawang, dua sepeda motor masih terus membuntutinya.
Menurut pengakuan korban, tiba-tiba dari arah belakang satu unit sepeda motor menyerempetnya sehingga ia terjatuh, namun saat akan berdiri lagi satu sepeda motor lainnya menabrak sepeda motornya dan mengenai paha kanannya hingga dirinya tersungkur lagi.
Ciri ciri pelaku, jelas korban mengenakan helm. Hanya pelaku yang menodong pistol ke arahnya yang tidak mengenai helm, disebabkan helm pelaku terjatuh sewaktu menabrak sepeda motornya. Pria itu dengan ciri berambut lurus, berkumis dan kulit sawo matang serta mengenakan kaos abu-abu dengan tinggi badan sekitar 170 CM.
‘’Waktu diserempet motor pertama, saya berdiri dan sewaktu berdiri saya ditabrak lagi oleh motor kedua. Saya langsung berdiri hendak melawan, namun saat itu salah satu pelaku menodongkan pistol laras pendek ke arah saya, hanya wajah pelaku yang menyodorkan pistol yang saya ingat cirinya,’’ jelas korban di Mapolsek Tualang, Selasa (8/12) saat itu.***
|
|
|