|
Wanita bernama Khairiyah alias Neneng (28) warga Jalan Khadijah Ali, Senapelan Pekanbaru ini lumayan cerdik. Untuk menghindar dari penangkapan, ia pun meneriaki petugas dengan kata-kata maling.
Untungnya warga tidak terpengaruh dengan teriakan pelaku, sehingga polisi yang menangkap korban bisa melakukan pengamanan tanpa halangan apapun. “Ya petugas sempat diteriaki maling, sehingga beberapa warga berdatangan,”ujar Kapoltabes Pekanbaru AKBP Drs Mujiyono SH Mhum ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Narkoba Kompol Gulma Hasibuan.
Dijelaskan Kasat Narkoba, penangkapan wanita mungil ini dilakukan, Rabu (13/1) sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Surya Baru, Bukitraya. Awalnya petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa gadis berkulit sawo matang itu sedang membawa sabu-sabu. Berangkat dari info berharga itu petugas langsung melakukan pengejaran.
Tepatnya di Jalan Surya Baru, petugas berhasil menemukan gadis imut ini sedang berjalan kaki. Tanpa menunggu lama-lama anggota langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan wanita tersebut. Pada saat disergap, tersangka sempat meneriaki petugas maling. Hal ini dilakukan supaya masyarakat disekitar ke luar dan membantunya.
Dari hasil pengeledahan petugas menemukan satu paket sabu-sabu seharga Rp500 ribu di kantong celana wanita berambut ikal tersebut. Untuk melakukan pengembangan wanita inipun kemudian digiring ke Mapoltabes Pekanbaru.
Kepada petugas penyidik, tersangka mengaku kalau sabu-sabu itu dibeli dari seorang wanita berinisial YT (DPO) seharga Rp300 ribu. Dari pengakuan gadis ini, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap YT, namunnya YT sudah duluan kabur.
Kapoltabes Pekanbaru AKBP Drs Mujiyono SH Mhum ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Narkoba Kompol Gulma Hasibuan mengatakan, penangkapan tersangka ini dilakukan setelah tiga hari mendapat informasi dari masyarakat.
‘’Sekarang tersangka masih dalam pengembangan anggota dilapangan. Hal ini kami lakukan karena masih ada bandar sabu-sabu yang disebut tersangka ini sering transaksi di wilayah Mapoltabes Pekanbaru. Wanita berinisial YT kini menjadi DPO kita, kalau ciri-cirinya sudah kita kantongi,’’ujar Kompol Gulma. *** |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|