Mengamuk, Menantu bacok Mertua
Sabtu, 09 Januari 2010
 
Perbuatan AM, (30) warga Jalan Gerilya Lorong wahyu Parit VII ini tak perlu ditiru. Entah kenapa, tiba-tiba ia membacok kedua mertua dan adik iparnya, Kamis (7/1) sekitar pukul 02.30 WIB.
Pembacokan yang menelan tiga korban ini dilakukan pelaku di rumah mertuanya di Jalan Gerilya Lorong Wahyu Parit VII, Tembilahan Hulu, Indragiri Hilir (Inhil).

Sebelum peristiwa itu terjadi, pada malam tersebut isteri pelaku bernama Mulyana (25) dan empat orang anaknya bermalam di rumah orang tuanya Usman. Sorenya, ia dan anaknya diantar oleh pelaku ke rumah tersebut, karena ingin bermalam di sana.

Berdasarkan pengakuan mertua perempuan pelaku, Nursiah (50), pelaku kerap bertengkar dengan anaknya Mulyana. Sehingga Mulyana setiap ada masalah keluarga kerap datang dan bermalam di rumahnya.

‘’Malam itu dengan tiba-tiba ia datang dan masuk kedalam rumah dengan mendobrak pintu depan. Dengan sebilah parang panjang, pelaku masuk kamar saya, lalu membacok saya dan isterinya, termasuk anaknya yang masih kelas III MAN,’’ ungkap mertua pelaku yakni Usman kepada wartawan di RSUD Puri Husada Tembilahan, Kamis (7/1).

Diduga, kedatangan pelaku ke rumah korban, karena dinilai ikut campur dalam urusan intern keluarganya. Ceritanya, melihat ia dibacok AM, istrinya Nursiah langsung berteriak-teriak dan menutup mulutnya.  

Saat itu sempat terjadi saling dorong pintu kamar antara pelaku dengan mertuanya. Teriakan istri korban tidak didengar tetangga, karena saat itu Kota Tembilahan sedang diguyur hujan lebat.

Karena kalah tenaga pelaku dapat masuk dan membacok kembali mertua perempuannya. Melihat kedua orangtuanya dibacok, anak korban Siti Aisyah yang keluar dari kamar belakang juga menjadi sasaran pelaku.

Berdasarkan pemantauan di RSUD Puri Husada Tembilahan tampak korban Usman mendapatkan lima luka sabetan senjata tajam dibagian kepala, tangan kanan, lutut. Parahnya luka yang diderita membuat korban harus menjalani operasi.

Sementara mertua perempuan pelaku menderita luka di lengan kiri. Serta anak perempuan mertuanya Siti Aisyah menderita patah kedua pergelangan tangannya.

Ketiga korban saat ini masih menjalani perawatan intensif pihak medis di RSUD Puri Husada Tembilahan. Sedangkan istri pelaku Mulyana tampak shock atas kejadian yang menimpa kedua orang tua dan adiknya.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Achmad Kartiko ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Reskrim AKP Hotasi Purba SH, Jumat (8/1) membenarkan adanya peristiwa pembacokan mertua yang dilakukan menantu tersebut. Diduga, motifnya pertengkaran internal dalam rumah tangga antara pelaku dengan anak korban.

‘’Motif pembacokan ini diduga karena pertengkaran internal dalam rumah tangga pelaku dengan anak korban. Setelah melakukan pembacokan tersebut pelaku melarikan diri. Saat ini anggota sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka,’’ ungkap AKP Hotasi Purba SH.***
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >