|
Sungguh malang nasib menimpa Linda (27). Ketika minta uang belanja sama suaminya Eko (35), ibu dua anak yang berdomisili di Dusun Lubah Hilir, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah ini malah dihajar hingga babak belur.
Akibat bogeman mentah suaminya, di sekujur tubuh korban mengalami luka lebam dan matanya mengalami bengkak. Korban yang tak terima, kemudian melaporkan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini ke Polsek Rambah, Jumat (8/1). Usai melapor, korban yang dikonfirmasi Pekanbaru MX mengatakan, Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB, waktu itu anak-anak sudah berangkat sekolah. Ia kemudian minta uang belanja pada suaminya.
Tapi bukan uang belanja yang didapati. Ia malah dimarahi suaminya. ‘’Rambut saya waktu itu dijambak. Dan tubuh saya didorongkan ke dinding. Tidak puas begitu saja, suami saya mendaratkan tinjunya ke muka saya hingga terjatuh. Meski dirinya sudah terjatuh, namun pelakunya tetap beringas. Beruntung saya bisa melarikan diri dan langsung melapor ke kantor polisi,’’ cerita korban dengan mimik wajah ketakutan.
Korban menuturkan selama berumah tangga, suaminya memang kerap main gampar terhadap dirinya. Bahkan waktu korban hamil anak pertama, Linda juga pernah dipukuli. ‘’Namun saat itu saya tidak melaporkan ke polisi sebab dia langsung minta maaf tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Namun kali ini kesabaran saya sudah habis. Kalau pun dia minta ampun dan menyuruh saya menarik pengaduan dari kantor polisi, saya tidak mau lagi. Biarlah dia di penjara. Saya bertekad meminta cerai dari dia,’’ tukas korban sesekali melap air matanya yang tampak benjol membiru.
Masih menurut korban, yang paling menyakitkan hatinya ialah saat suami usai memukulinya suaminya mengancam akan menceraikan korban. ‘’Yang paling menyakitkan dalam pertengkaran kami pagi itu, dia meminta agar saya membayar semua uang diberikan pada saya untuk membeli peralatan kedai. Sebab menurutnya Eko betul betul akan menceraikan saya. Padahal semua peralatan saya beli adalah untuk menutupi kekurangan belanja selama ini termasuk membelanjai anak tiri saya dan ketiga orang dari isteri pertama dia,’’ ujar korban sambil berharap kepada petugas agar tetap memperosesnya sesuai hukum yang berlaku.
Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Ansori didampingi Kanit II Reskrim Gunawan saat di konfirmasi membenarkan telah menerinma pengaduan kasus KDRT tersebut. ‘’Pengaduan korban masih kita selidiki. Saksi korban sudah kita periksa,’’ jelas Gunawan. ***
|
|
|