Mayat PNS Membusuk
Rabu, 06 Januari 2010
 
TEMBILAHAN — Bau busuk yang menyengat hidung, Selasa pagi (5/1) pukul 19.30 WIB,  di Jalan Gerilya Lorong Bunga Pandan, Tembilahan Hulu terkuak sudah. Ternyata bau itu berasal dari rumah yang dikontrak Safarudin (52) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Kantor Camat Tembilahan Kota.
Safarudin ditemukan tewas dan membusuk di rumah kontrakkannya, tanpa diketahui seorang pun, termasuk kerabat dan tetangganya sendiri. Pria yang yang dikenal pendiam itu memang agak tertutup, dan selama tinggal di kontrakkan itu ia hanya sendiri, tanpa ada istri maupun anak-anaknya.

Awalnya, para tetangga tidak menduga kalau bau tak sedap itu berasal dari jasad Safrudin yang sudah membusuk. Sebab tidak jauh dari tempat tinggal korban, warga disana juga sering menjemur ikan dan udang, hasil tangkapan mereka untuk dikeringkan.

Seperti dijelaskan Ketua RT setempat, kejadian yang sempat menghebohkan warga itu berawal kecurigaan tetangga korban bernama Dina Purnama, yang tinggal persis bersebelahan dengan korban. Dina mengaku sejak kemarin sudah mencium aroma yang tak sedap itu, namun tidak menyangka kalau itu adalah tetangganya yang sudah tewas.

“Karena takut terjadi apa-apa maka saya melaporkan hal itu kepada RT setempat,”singkat Dina, Selasa (5/1). Selanjutnya bersama RT dan warga mendobrak pintu rumah yang ditempati almarhum. Dan setelah pintu terbuka, ternyata Saparudin ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Dari keterangan  yang dihimpun Pekanbaru MX  di lapangan , Safarudin selalu hidup sendiri, tanpa ditemani seorang istri. Begitu juga keseharian korban selalu tertutup dengan tetangga yang ada di lingkungan tersebut.

“Kita menduga paling tidak korban sudah meninggal tiga hari lalu, sebab biasanya setiap pagi ada saja orang yang melihat korban pergi kerja, tapi belakangan ini rumah selalu tertutup,” kata Baitul yang juga tetangga korban.

Saat ditemukan tubuh korban sudah  membengkak dan sudah berair, serta  menimbulkan aroma bau yang tak sedap. Dan ketika ditemukan posisinya sedang telungkup di ruang tamu.

Sementara itu Kapolres Inhil AKBP Achmad Kartiko SIK MH yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Joni, kepada Pekanbaru MX menyebutkan, dugaan sementara  Safarudin meninggal karena sakit. “Namun untuk  lebih detailnya kita masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan Rumah Sakit Puri Husada, Tembilahan,” ujar Kapolsek

Sementara itu Camat Tembilahan Kota M Arifin Ssos mengakui bahwa Safarudin adalah stafnya, dalam keseharian bekerja dibagian Juru penerangan (Jupen). Untuk sementara kita masih menunggu dari keterangan pihak keluarga yang saat sudah dalam perjalanan,   mengambil langkah selanjutnya,’’ ujar Arifin.***

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >