Wanita Hamil Tua Terjaring
Rabu, 17 Juni 2009
 
ImageRazia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Senin (15/6) malam hingga hingga Selasa (16/6) dini hari, menjaring pekerja seks komersial (PSK) dan waria yang kesemuanya berjumlah delapan orang. Dari kesemua itu ada yang berbeda sekaligus mengejutkan. Petugas menjaring seorang wanita yang sedang hamil tua.
Wanita berkulit putih berambut lurus sebahu itu diketahui bernama Sri (29). Malam itu ia berada di depan ruko sekitar persimpangan Jalan Jenderal Sudirman dengan Jalan Hasanudin.  Begitu rombongan Satpol PP tiba, wanita yang malam itu mengenakan baju kaos warna merah bergaris warna hitam kombinasi celana warna hitam itu mencoba melarikan diri dan sempat kejar-kejaran dengan petugas.

Tapi apa daya, kondisi perut yang membesar (hamil), membuatnya terpaksa pasrah ketika digiring petugas untuk naik ke mobil petugas.  Uniknya, meski diamankan ke dalam mobil, ia tetap tersenyum. Begitu juga para wanita lain yang turut diamankan. Selanjutnya mereka dibawa ke kantor Satpol PP guna menjalanu pendataan.

Saat berada dijumpai Pekanbaru MX di kantor Satpol PP, Sri mengaku duduk di pinggiran jalan hanya sekadar untuk mencari duit.  Apa kerjaan yang dilakukannya? Wanita bertubuh mungil ini mengaku untuk mendapatkan uang dia harus bisa mengolah pria.

‘’Iya, saya duduk di sana untuk cari duit. Caranya cuma ngolah orang saja,’’ ujar Sri.  Ketika apakah ia juga melayani jika dimintai hubungan seks? Sri hanya tersenyum sembari menundukkan wajahnya. Lain Sri lain pun Rina. Waria yang yang bernama asli Riko diamankan di pinggiran Jalan Soekarno-Hatta ini,kemarinm mengaku  tiap malam bisa mendapatkan lima orang pelanggan.

Ketika ditanya berapa tarifnya, warga Jalan Paus itu tidak mau menjawab. Sementara itu, selain sebagai waria yang mangkal di Jalan Soekarno Hatta, ia mengaku memiliki usaha salon di rumahnya.=MXN
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >