Gadis Idiot Digilir 4 Pria, Pelaku Sepupu Korban
Selasa, 05 Januari 2010
 
BANGKINANG — Karena kekurangan mental yang dimilikinya, seorang gadis belia berinisial WD (15), menjadi pemuas nafsu empat pemuda. Ironisnya, keempat pria yang menggilir gadis idiot ini adalah sepupunya sendiri. Beruntung perbuatan “gilir-menggilir” ini diketahui ibu korban yang kemudian melapor ke polisi, sehingga para pelakunya ditangkap.
Kapolres Kampar AKBP H MZ Muttaqien SH Sik MAP Melalui Kasat Reskrim AKP Devy Firmansyah Sik, Senin (4/1) membenarkan adanya laporan tersebut. “Saat ini tiga pelaku sudah kita amankan, dan satu lagi masih buron,” ujar Devy Firmansyah, menjawab Pekanbaru MX.

Dari keterangan polisi pula terungkap bahwa peristiwa “tali air” ini terjadi Kamis (31/12) lalu. Ketika itu ibu korban At (48), curiga melihat gerak gerik empat pemuda, yakni Fiq, Haf, Ih dan Ri (semuanya keponakan) yang berada di belakang rumahnya.

Setelah diamat-amati, ternyata satu dari keponakannya sedang berbuat tidak wajar. Bahkan At melihat dengan jelas para pemuda ini sedang berbuat asusila. Penasaran, At lalu mendekati para keponakannya tersebut. Saat itulah matanya terbelalak, ternyata para keponakannya itu sedang ‘menindih’ anak gadisnya yang idiot. Saat itu At, berteriak sehingga ke empat keponakanya itu kabur tunggang langgang.

Tidak puas hanya sampai disitu, At yang sudah terlanjur marah karena masa depan anaknya dihancurkan, lalu melapor kepihak berwajib. Apa lagi dari pengakuan korban pada ibunya, jika perbuatan sudah sering mereka lakukan.

Dikatakan Wd lagi, jika melakukan hal itu selalu di belakang rumahnya. Dengan bergantian hari, korban juga mengatakan jika ia juga telah di perkosa oleh Fiq yang masih belum kita tangkap alias masih buron.

“Korban sudah kita visum dan dokter mengatakan jika alat vital korban sudah rusak karena benda tumpul. Memang masih ada satu pelaku lagi yang belum  kita tangkap,” ujar Kasat.***

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >