Dada ABG Ditembus Badik, 1 Ditangkap, 3 Masih Buronan
Senin, 04 Januari 2010
 
Meski berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial Na (21), penusuk badik ke dada Hasbullah (18) warga Desa Parit Berkat Usaha, Kecamatan Keriting, tak membuat polisi berpuas diri.
Guna mengungkap kasus itu sampai tuntas, jajaran Polsek Keritang masih memburu ketiga orang pelaku yakni berinisial As, Ar dan No. Kini ketiga warga Desa Pebenaan, Kecamatan Keritang itu telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) alias buronan terkait kasus tindak pidana pengeroyokan tersebut.

Kapolres Inhil AKBP Ahcmad Kartiko SIK MH melalui Kapolsek Keritang AKP Sapendi mengatakan, anggota masih memburu tiga orang rekan tersangka. ‘’Pasca kejadian itu, kita berhasil mengamankan seorang tersangka yakni Nasrudin. Dan kini, kita sedang memburu tiga orang rekanya yakni As, Ar dan No,’’ ungkap AKP Sapendi yang dihubungi Pekanbaru MX melalui via ponselnya, Ahad (3/1).

Ditegaskan, sampai kapanpun dan dimanapun keberadaan nanti terendus tetap kami buru, dan kini ketiganya telah ditetapkan sebagai DPO. Sementara, personil telah disebarkan ke lapangan untuk menangkap ketiga tersangka tersebut.

Diwartakan sebelumnya, Jumat (1/1) malam kemarin warga Kecamatan Keritang, Inhil sedang bergembira menyambut datangnya tahun baru. Keceriaan tersebut disemarakkan oleh acara kenduri terpilihnya kepala desa mereka yang baru, H Hamzah.

Korban yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani kelapa pun tak ketinggalan mengikuti acara yang disemarakkan organ tunggal itu. Namun, pesta makan-makan dan hura-hura yang diadakan di kediaman sang kades tersebut kemudian lepas kendali.

Diduga akibat mabuk, saat pesta berakhir empat pemuda setempat terlibat perkelahian dengan teman korban bernama Sam (18). Keempat pemuda itu diduga putra dari salah seorang warga berinisial BN yaitu si kembar AN dan IN (18), NA serta seorang sepupu mereka yakni No Sam dihajar keempat bersaudara itu hingga babak-belur. Melihat keributan itu, pemuda bertubuh kurus ini turun tangan hendak membantu.

Namun, karena jumlah lawannya yang tak seimbang, badik miliknya berhasil direbut lawannya. Kemudian, dengan sebilah badik tersangka Na langsung menusuk punggung Hasbullah sebanyak 3 kali. Bahkan salah satu tusukan di punggung kirinya cukup dalam hingga menembus paru-parunya (dada, red). Akibatnya darah masuk ke alat bernapasnya itu. Putra keenam dari tujuh bersaudara ini pun terkapar.

Dibantu warga, pemuda bertubuh kurus ini dibawa ke rumah sakit setempat. Pada pukul 04.00 WIB subuh dia dibawa ke RSUD Tembilahan, dari sana dirujuk lagi ke Arifin Achmad Pekanbaru.***

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >